Friday, August 15, 2014

10 Cara Tepat, Cepat, dan Aman Turunkan Berat Badan

Berbagai macam program penurunan berat badan demi mendapatkan berat ideal seiringkali dilakukan. Sayangnya, banyak yang tidak berhasil dan berat badan kembali meningkat drastis. Kondisi tersebut bisa terjadi karena kesalahan pemilihan proram penurunan berat badan atau melakukan diet yang terlalu ketat. Lalu bagaimana caranya menurunkan berat badan yang aman dan tepat? Berikut ulasannya. 

Wajar jika berat badan ideal atau proporsional menjadi idaman bagi setiap orang. Tidak hanya perempuan yang berlomba-lomba mendapatkan berat badan ideal, para pria turut berusaha mencapai berat badan dan bentuk tubuh ideal. Bentuk tubuh langsing tidak hanya mendatangkan keindanan saja, tetapi mendukung terciptanya kesehatan yang baik bagi tubuh. Sebaliknya banyak penyakit yang dikaitkan dengan kegemukan di antaranya hipertensi, penyakit jantung, stroke, osteo arthritis (radang sendi), batu kandung empedu, diabetes, kanker dan penyakit degeneratif lainnya.

Memiliki tubuh gemuk pastinya membuat orang gusar dan ingin membombardir lemak yang ada di tubuh. Hasrat demikian membuat banyak orang rela melakukan berbagai macam cara agar mendapatkan tubuh langsing. Padahal, jika salah memilih program penurunan berat badan atau tidak sesuai dengan kondisi tubuh, akan berisiko terjadi bermacam komplikasi penyakit yang kadang lebih berat daripada kegemukan yang dialaml. Contohnya, kelainan ginjal, hati atau penyakit lambung. Kasus yang sering terjadi adalah berat badan cepat turun, tetapi dalam waktu singkat akan kembali naik melebihi berat yang berhasil diturunkan atau disebut yoyo sindrom.

Menurut dr. Titi Sekarindah, MS, SpGK, seseorang disebut gemuk (overweight) apabila berat badan lebih dari 20% berat badan ideal. Cara lain untuk menentukan kegemukan adalah dengan menghitung indeks massa tubuh (IMT) atau body mass index (BMI). Apabila IMT 25-30 disebut gemuk (oven/veight), IMT > 30 disebut kegemukan atau obesitas. Klasifikasi Asia Pasifik IMT 23, sudah disebut overweight dan IMT 25 disebut obese 1, IMT 30 disebut obese 2.

Mekanisme dasar terjadinya kegemukan adalah bila masukan kalori melebihi pemakaian kalori untuk pertumbuhan, pemeliharaan dan pemulihan kesenatan. Karena akhirnya kelebihan kalori akan disimpan dalam bentuk lemak. Kalori adalah satuan dari energi yang dihasilkan oleh makanan. Untuk perhitungan 1/2 kg lemak sama dengan 3.500 kalori. Apabila ketika makan kelebihan 500 kalori sehari, dalam 7 hari maka berat akan bertambah 10 kg lemak. Dalam 20 tahun berat badan akan bertambah 10 kg. Berdasarkan angka tersebut, bisa dikatakan penimbunan lemak atau penambahan berat badan sangat mudah dan tanpa disadari.

Bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan, penurunan berat badan ideal antara 1/2-1 kg dalam seminggu atau penurunan berat badan 5-10% yang dicapai dalam 6-8 bulan. Cara yang dapat dilakukan, apabila kebutuhan kalori dalam sehari 1.700-2.000 kalori, maka kurangi makan sebanyak 500 kalori. Jadi total kalori yang diperlukan 1 .200-1.500 kalori. Selain memerhatikan asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh setiap hari, ada beberapa cara yang dapat diiakukan un- tuk memerangi kelebihan berat badan, di antaranya:

1. Pola Makan Sehat
Sebeium memilih program penurunan berat badan atau melakukan treatment pelangsingan, ada baiknya jika menerapkan kebiasaan makan sehat terlebih dulu. Pertama-tama, terapkan kebiasaan sarapan pagi. Kebanyakan orang menurunkan berat badan dengan cara tidak sarapan pagi, Cara ini justru keliru. Sarapan pagi membantu meningkatkan metaboIisme tubuh. Tidak sarapan pagi membuat proses metaboiisme menjadi lambat. Meninggalkan sarapan akan membuat makan siang tidak terkontrol karena terlalu lapar. Sarapan pagi dengan nasi tidak akan mengganggu apabila ukuran nasi 75 hingga 100 g dan malam tidak lebih dari 100 g.

Konsumsi sayur terlebih dulu sangat dianjurkan sebelum mengonsumsi makanan lain. Usahakan makan sesuatu tiap tiga jam sekali seperti crackers yang tidak manis, buah atau sayuran rebus. Jangan biarkan perut kosong terlalu lama karena akan mengganggu metabolisme tubuh. Pada saat makan siang atau malam, biasakan asupan sayur lebih banyak dan mengonsumsi buah minimal dua porsi sehari. Sebaiknya konsumsi buan secara langsung, jangan dibuat jus karena akan kehilangan serat dan cepat meningkatkan berat badan. Pengolahan makanan sebaiknya direbus, dipanggang, disemur, atau dipepes.

2. Hindari Gorengan, Softdrink, dan Alkohol
Kebiasaan kecil yang dianggap tidak berakibat besar terkadang sering dilakukan tanpa disadari. Seperti ketika perut terasa lapar, Kita segera melahap gorengan. Meskipun hanya satu buah gorengan kecil, tetapi akan berdampak besar bagi peningkatan berat badan. Sama halnya, ketika dahaga menyerang, yang dicari adalah minuman kemasan atau softdrink. Padahal, beragam minuman tersebut akan memicu pertumbuhan berat badan.

Karena itu, dianjurkan untuk mulai mengurangi gorengan, makanan berlemak, makanan manis dan bersantan. Tinggalkan gula murni, lalu pakai gula diet. Hindari minum minuman botol atau kemasan seperti softdrink, minuman kaleng atau alkohol. Tingkatkan konsumsi air putih 1 gelas setiap 1-2 jam atau lebih dari 2 liter sehari dan mengonsumsi air hangat atau air biasa. Apabila Anda penggemar teh atau kopi, jika mengonsumsi kedua minuman tersebut usahakan menggunakan gula diet atau ganti creamer dengan susu non fat.

3. Minum Susu Non Fat
Dibandingkan mengonsumsi susu full cream, dianjurkan untuk mengonsumsi susu non fat. Dari penelitian, kalsium dari susu ternyata membantu membakar lemak. Selain itu protein dari susu akan membantu dalam program penurunan berat badan. Dalam satu hari, bisa mengonsumsi 1 sampai 2 gelas susu non fat, karena kalorinya hanya 80 kkal per gelas.

4. Pilih Camilan Sehat
Tidak dimungkiri diantara waktu makan pagi, siang dan malam terkadang perut terasa lapar dan dibutuhkan makan selingan. Konsumsi snack di antara kedua makan besar tersebut dianjurkan asalkan camilan sehat yang dikonsumsi. Anda bisa mengonsumsi buah-buahan atau sayuran untuk selingan dalam jumlah yang tidak berlebihan dan tidak dibuat jus. Alasannya, jika dibuat jus, buah-buahan akan kehilangan serat, kalorinya menjadi lebih besar, mudah diserap dan disimpan dalam bentuk lemak. Konsumsi sayur-sayuran segar dengan jumlah lebih banyak sedangkan untuk buah dibatasi hanya empat porsi saja. Anda juga bisa mengonsumsi camilan rendah kalori seperti crackers atau oat meal.

5. Konsumsi Karbohidrat Kompleks dan Hindari Lemak
Mengonsumsi karbohidrat Kompleks artinya karbohidrat yang bisa dicerna lebih lama. Seperti beras merah atau beras organic yang masih terdapat kulit arinya, kentang rebus dimakan dengan kulitnya, oatmeal yang dimasak, roti gandum, whole wheat atau gandum. Membatasi konsumsi makanan yang mengandung lemak. Caranya dapat dilakukan dengan mengonsumsi daging tanpa lemak, ayam tanpa kulit dan ikan. Telur rebus mengandung protein yang baik untuk dikonsumsi.

Salah satu diet dengan mengurangi jumiah karbohidrat adalah diet karbohidrat. Tidak disarankan sama sekali tidak mengonsumsi karbohidrat karena akan menyebabkan ketosis. Proses terjadi ketosis dikarenakan hilangnya karbohidrat sebagai kebutuhan primer yang digunakan sebagai bahan bakar untuk metabolisme tubuh. Diet karbohidrat memang bertujuan pada terjadinya ketosis karena dapat mengurangi nafsu makan. Proses diet ini cukup cepat terlihat hasilnya. Namun, diet ini akan menimbulkan efek samping yaitu badan menjadi lemas, susah konsentrasi karena kerja otak membutuhkan asupan glukosa.

6. Obat Penekan Nafsu Makan
Obat penekan nafsu makan hanya diberikan biia tidak ada kontraindikasi seperti hipertensi (tekanan darah tinggi), penyakit jantung, hyperthyroid, kelainan psikis (depresif), glaucoma dan sebagainya. Obat-obatan ini hanya diberikan dalam jangka waktu tertentu saja, tidak terus menerus. Oleh karena itu, yang terpenting adalah menata pola makan yang benar dan olahraga. Selain obat penekan nafsu makan, ada obat yang bekerja sebagai fat blocker. Obat ini diminum bersama makan 3x1 kapsui yang berguna mencegah penyerapan lemak yang dimakan.

Selain fat blocker ada obat karbohidrat blocker yang dapat mengurangi penyerapan karbohidrat. Namun, apabila makan tidak dikontrol, semua tidak akan membuahkan hasil yang baik. Untuk mengonsumsi obat penekan nafsu makan, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dulu kepada dokter gizi untuk mencegah efek samping dan mendapatkan hasil yang efektif.

7. Mesotherapy dan Radio Frekuensi (RF)
Apabila timbunan lemak sangat banyak dan ingin melakukan bantuan dengan treatment modern, Anda bisa melakukan mesotherapy. Menurut dr. Yani Ichsan, dokter kecantikan dari Kliinik Nayya Beauty and Skin Clinic Pejaten Village, mesotherapy merupakan treatment slimming yang paling aman. Karena treatment ini merupakan obat yang hanya bekerja di tempat tertentu saja. Misalnya, ia disuntikkan pada bagian paha dan lengan, maka di sana obat tersebut bekerja. Tidak akan masuk ke peredaran darah dan tidak masuk ke bagian tubuh yang lain. Mesotherapy hanya bisa mengurangi lingkar badan dan bekerja membakar lemak-lemak pada bagian tertentu yang telah disuntikkan.

Untuk pengurangan lingkar perut, tergantung pada pasien dengan tebal lemaknya sendiri. Pada pasien yang berlemak banyak dan tidak, tentu intensitas treatment akan berbeda. Untuk yang ringan bisa dilakukan 2-3 kali dan langsung terlihat perbedaannya. untuk yang memiliki lemak berlipat-lipat, maka bisa dilakukan treatment sampai 10 kali.

Setelah melakukan mesotherapy, berat badan akan berkurang dan tubuh menjadi menggelambir. Setelah treatment mesotherapy, untuk mendapatkan bentuk tubuh yang kencang, maka akan lebih maksimal jika dikombinasi dengan radio frekuensi (RF) untuk mengencangkan kulit. Jadi, setelah melakukan suntik 4 kali, baru melakukan RF 1 kali. Dengan melakukan treatment ini yang dikombinasi dengan olahraga, pola makan sehat dan menekan nafsu makan, maka berat badan akan turun 2-5 kg dalam jangka waktu satu bulan.

8. Bahan-Bahan Tradisional
Dipaparkan Alamsyah Agus, Herbalis, ada beberapa bahan herbal yang dapat digunakan untuk membantu menurunkan berat badan di antaranya: 
a. Temugiring, jati belanda, jati cinta, mahoni dan nimba yang berfungsi untuk menghambat gula 
b. Kayu kuning, jati belanda dan jati cina berfungsi untuk menghancurkan lemak 
c. Sambiloto dan pegagan berfungsi untuk memperlancar peredaran darah 
d. Daun dewa dan temulawak berfungsi untuk mengaktifkan organ. 

Dari bahan tersebut, jika Anda berminat mengonsumsi salah satu, maka cara membuatnya, bahan yang akan digunakan direbus dengan empat gelas air sampai mendidih. Sampai air menjadi satu gelas lalu minum di pagi dan sore hari. Air rebusan yang telah digunakan di pagi hari dapat digunakan untuk sore hari. Namun, untuk esok hari, harus menggunakan bahan yang baru.

Komposisi bahan, tergantung pada kebutuhan masing-masing dan pada manfaat apa saja yang ingin dicapai. Apabila ingin menghancurkan lemak, maka bahan herbal penghancur lemak dalam takaran harus lebih banyak. Contohnya, sebanyak 4 sdm daun nimba ditambah bahan lain seperti daun sambiloto 1 sdm, daun jati cina 1 sdm, temulawak 1 sdm dan tambahkan kencur. Kemudian bahan tersebut direbus menjadi satu. Bila ingin ada rasa seperti sedikit manis, bisa ditambahkan sedikit gula batu dan jeruk nipis agar gula terikat oleh rasa asamnya. Sebaiknya, jangan gunakan gula terlalu banyak.

Agar mendapatkan hasil maksimal dari bahan herbal, maka Anda bisa mengonsumsi dua kali sehari, tetapi kembali dilihat dari kebutuhan dan keadaan tubuh. Tidak ada efek samping yang akan dialami ketika mengonsumsi bahan herbal, Hanya beberapa gejala seperti detoks yaitu sering buang air kecil, buang air besar, cepat berkeringat karena efek pengeluaran racun. Namun, setelah 4-5 kali pemakaian, tubuh akan normal kembali. 

9. Totok Aura 
Tubuh Mengatasi masalah berat badan yang berlebih, salah satu perawatan yang dapat dilakukan untuk mendukung program penurunan berat badan adalah Totok Aura Tubuh. Menurut Salma Dian Priharjati dari Dian Kenanga, totok bermanfaat untuk sirkulasi darah agar sistem tubuh bekerja selaras metabolisme seimbang, membantu penyerapan sel-sel yang diperlukan dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh.


Untuk mendapatkan hasil maksimal, perawatan ini dapat dilakukan seminggu sekali selama 12 kali berturut-turut. Untuk menurunkan berat badan, dapat dikombinasikan dengan totok aura yang lain. Selama 12 kali, Anda akan merasakan alat cerna berfungsi dengan baik, sirkulasi darah lancar, semua racun terbuang, semua ampas makanan terbuang dan sebagian besar nutrisi terserap baik. Tahapan totok tubuh biasanya dilakukan dari kaki terlebih dulu, paha, bokong, punggung dan tangan. Pada step penekanan titik totok pada tubuh, masing-masing orang berbeda karena setiap pasien akan berbeda letak saraf satu sama lain. Dalam satu kali pengerjaan, totok aura tubuh akan menghabiskan waktu selama 75 menit. Widi, Palupi Rini, Anin, Enny (Info Kecantikan)

0 komentar:

Post a Comment