Saturday, September 20, 2014

Keju Ampuh Hilangkan Mata Panda

Keju Ampuh Hilangkan Mata Panda
Tingkat pekerjaan yang tinggi membuat tubuh terasa lelah. Begitu pula dengan kulit wajah yang terlihat kusam, kotor dan lusuh. Bahkan terkadang timbul lingkaran hitam di sekitar mata yang semakin memperburuk penampilan. Belum banyak yang tahu keju mampu mengencangkan kulit kendur sehingga membantu menyamarkan lingkaran hitam di bawah mata atau biasa disebut mata panda. Seperti apa?

Penampilan selalu menjadi hal penting bagi wanita. Tidak hanya gaya atau fesyen sehari-hari, kecantikan pun menjadi salah satu hal penting yang diperhatikan. Terutama bagian wajah karena menjadi pusat perhatian saat berinteraksi dengan orang lain. Apalagi para wanita sekarang ini tidak hanya tinggal di rumah dan mengurus anak-anak, banyak di antara mereka ikut membantu mencari penghasilan tambahan bagi keluarga. Hal tersebut yang membuat pekerjaan wanita lebih terasa lelah karena harus bekerja di luar rumah sekaligus mengurus rumah tangga dan anak-anak di rumah. Tak jarang, wajah jadi terlihat lesu, kusam, dan muncul lingkaran hitam di area mata karena kelelahan.

Penyebab utama masalah mata panda memang karena faktor kelelahan, kurang tidur serta faktor genetik yang tidak bisa disembuhkan tetapi bisa disamarkan. Biasanya lingkaran hitam akan timbul sejak usia 18-30 tahun. Bila pada orang yang berusia lanjut akan timbul kantung mata. Kantung mata tak jauh berbeda dengan lingkaran hitam mata. Hanya saja kantung mata timbul akibat faktor usia sehingga menjadi kendur.

Banyak cara dilakukan untuk menghilangkan lingkar hitam pada mata atau biasa juga dikenal dengan mata panda. Berbagai treatment modern Seperti krim khusus mata, dan perawatan dengan alat modern, Padahal terdapat berbagai cara tradisional yang alami untuk menghilangkan mata panda (eye dark circle) salah satunya dengan keju.

Keju. Kandungan alami dalam keju seperti mineral, protein, dan vitamin A, D, dan K dikenal sangat balk untuk kecantikan. Menurut Lina Mariana, herbalis kecantikan, keju ampuh membantu menyamarkan lingkaran hitam pada mata karena mengandung zat antikanker yang membantu mengencangkan kulit kendur. Tidak hanya mata panda, kantung mata yang membuat mata terlihat membengkak juga bisa dihilangkan dengan rutin perawatan keju. Cara memanfaatkan keju cukup simpel, yaitu dengan makan langsung keju setiap hari. Namun tidak sekali makan saja masalah mata panda hilang, tetapi tentu membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menyamarkan mata panda.

Selain dimakan langsung, Anda juga bisa melakukan perawatan dengan masker keju. Cara membuatnya cukup mudah yaitu dengan melelehkan sekitar 50 gr keju dengan api kecil. Lalu diamkan sejenak hingga dingin. Sebelum mengoleskan keju, pastikan wajah sudah dibersihkan dengan sabun pembersih bengkuang, lalu istirahatkan mata sejenak dengan menggunakan mentimun yang ditempelkan di kedua mata selama 5 menit. Kemudian oleskan keju yang telah dilelehkan pada area mata. Selanjutnya, tutup area mata dengan mentimun lalu diamkan selama 15-20 menit. Setelah itu bilas dengan menggunakan air hangat untuk membuka pori-pori wajah sekaligus mengangkat keju yang menempel. Lalu lanjutkan dengan air dingin agar pori-pori kembali menutup dan wajah terasa lebih segar.

Lakukan perawatan dengan masker keju ini secara rutin setiap hari sebelum tidur di malam hari, atau minimal dua kali dalam seminggu. Jangan lupa beristirahat yang cukup agar perawatan yang dilakukan tidak percuma. Perawatan ini memang memakan waktu yang cukup lama yaitu sekitar 3-6 bulan.

Manfaat Lain. Selain baik untuk kecantikan, keju juga bagus dikonsumsi untuk menjaga kesehatan. Menurut dr. Jenny. M. Kusumo, SpGK, dokter spesialis gizi klinik, keju yang memiliki rasa asin, gurih, dan legit sangat disukai anak-anak hingga orangtua, terbuat dari fermentasi susu. Keju dihasilkan dengan memisahkan zat-zat padat dalam susu melalui proses pengentalan atau koagulasi. Proses pengentalan ini dilakukan dengan bantuan bakteri atau enzim tertentu yang disebut dengan rennet. Hasil dari proses tersebut nantinya akan dikeringkan, diproses, dan diawetkan dengan berbagai macam Cara. Produk-produk keju bervariasi ditentukan dari tipe susu, metode pengentalan, temperatur, metode pemotongan, pengeringan, pemanasan, proses pematangan keju dan pengawetan.

Keju yang berbahan dasar susu memiliki banyak nutrisi baik untuk tubuh seperti kandungan protein dalam keju berkisar 10-30%. Protein ini didapatkan dari kasein yang dimodifikasi. Sementara lemak memberikan rasa dan tekstur yang unik pada Keju. Kandungan lemak pada keju berbeda-beda dari satu jenis dengan jenis keju lainnya. Keju segar memiliki kandungan lemak hingga 12%, sedangkan kandungan lemak pada keju yang sudah dimatangkan berkisar 40-50%.

Begitu puia dengan kandungan mineral dalam keju sangatiah banyak seperti fosfor, kalsium, seng, dan sodium. Sementara kandungan vitamin yang terdapat dalam keju seperti vitamin A dan D yang larut dalam lemak cukup tinggi, terutama dalam Keju dadih. Hanya sekitar seperempat dari riboflavin atau vitamin B12 dan Seperenam dari tiamina (vitamin B1) yang tertinggal pada keju cheddar. Sedangkan niasin, vitamin B6, vitamin B12, biotin, asam pantothenic, dan asam folat terbawa bersama air dadih.

Dengan kandungan yang begitu banyak, tidak heran keju sangatlah bermanfaat bagi kesehatan. Terutama sebagai sumber energi dan protein yang bagus untuk pertumbuhan dan mengganti sel-sel tubuh yang rusak. Kandungan mineral seperti fosfor dan kalsium yang terdapat pada keju mampu membantu menjaga kesehatan gigi dan mencegah karies gigi. Tidak hanya itu, kalsium yang tinggi dalam keju juga dihubungkan dengan penurunan tekanan darah dan membantu penurunan berat badan bila dikonsumsi tidak berlebihan diikuti diet rendah kalori.

Keju juga mengandung konjugasi asam linoleic dan sphingolipids membantu mencegah kanker. Selain itu, dapat mencegah penyakit beri-beri, meningkatkan kualitas darah, menguatkan hati, dan membuat penyerapan nutrisi di dalam tubuh lebih baik. Bahkan dalam sebuah penelitian yang ditulis oleh American Journal of Clinical Nutrition dijelaskan bahwa orang yang mengonsumsi dua potong keju atau sekitar 56 gr sehari dapat menurunkan risiko diabetes tipe ll sebanyak 12%. Para peneliti percaya bahwa penurunan risiko diabetes ini berkaitan dengan bakteri probiotik dalam produk keju dan yoghurt.


Meski keju sangat baik untuk kecantikan dan kesehatan, namun sebaiknya bagi penderita hipertensi, stroke, dan penyakit jantung membatasi konsumsi keju. Pasalnya, kandungan natrium di dalam keju cukup tinggi. Jika dikonsumsi terlalu sering, keju bisa menyebabkan kenaikan berat badan karena kandungan lemak di dalamnya mencapai 50%. lndri Eka Lestari (Info Kecantikan)

Thursday, September 18, 2014

Wajah Cerah Karena Masker Salak

Wajah Cerah Karena Masker Salak
Mencerahkan kulit wajah tidak selamanya harus menggunakan bahan-bahan kimia. Bahan alami pun dapat digunakan untuk mencerahkan kulit. Salah satunya dengan buah salak. Walaupun hasil yang didapatkan akan lebih lama tapi tidak menimbulkan efek samping. Buah yang memiliki kulit berwarna cokelat ini banyak mengandung vitamin dan antioksidan yang berfungsi sebagai pencerah alami kulit wajah. Benarkah?

Banyaknya klinik kecantikan membuat banyak para wanita pria berkonsultasi demi mendapatkan kulit wajah yang cerah. Meskipun harus mengeluarkan biaya yang mahal sekalipun. Namun belum banyak yang mengetahui jika buah salak dapat digunakan sebagai aiternatif lain untuk membuat wajah cerah. Buah salak yang mengandung vitamin C dan antioksidan tinggi yang dapat mencerahkan wajah. Buah salak yang banyak di pasaran dapat dimanfaatkan sebagai masker untuk wajah atau dapat diekstraksi, yang kemudian dijadikan sebagai krim wajah.

Salak merupakan sejenis palma dengan buah yang dapat dimakan. Dikenal juga sebagai snake fruit dalam bahasa inggris karena memiliki kulit yang menyerupai sisik ular. Salak mempunyai beberapa varietas yang dapat ditemukan di Indonesia, di antaranya Salak Pondoh, Bali Swaru dan Salak Condet. Meskipun tumbuh di daerah tropis, buah salak sangat diminati oleh masyarakat. Namun banyak masyarakat pada umumnya belum mengetahui manfaat dari buah salak. Salah satunya salak dapat memberikan stimulus yang baik bagi tubuh dan dapat membantu program diet.

Masker Salak. Tidak hanya untuk kesehatan tubuh, menurut Teh Ane, herbalis, buah salak dapat membantu mencerahkan kulit. Kandungan vitamin C 2,00 mg, vitamin B 0,04 mg dan kalsium 28,00 mg dapat membantu mengatasi kulit kusam atau mencerahkan kulit. Buah salak dapat dijadikan masker.

Cara membuat masker salak, ambil beberapa buah salak, setelah itu daging buah diparut sampai halus. Barulah oleskan pada seluruh bagian wajah secara merata. Diamkan masker salak selama 10-15 menit dan bilas hingga bersih. Pemakaian masker salak bisa dilakukan secara rutin 1-2 kali seminggu. Masker buah salak juga bisa dimanfaatkan sebagai krim untuk mencerahkan kulit wajah, dengan cara buah salak diekstrak terlebih dulu.

Penggunaan masker salak tidak memberikan efek samping. Hanya saja jika Anda menggunakannya secara berlebihan dapat membuat, sensasi panas pada kulit. Namun hal tersebut hanya terjadi pada saat pemakaian saja dan setelah itu hilang dengan sendirinya. Biasanya hal ini terjadi pada orang yang memiliki kulit sensitif. Untuk mencegah sensasi panas, maka pada pemakaian pertama, Anda dianjurkan mencoba terlebih dahulu dengan mengoleskan pada area leher atau lengan agar risiko alergi pada kulit karena tidak cocok dapat diketahui.

Mencerahkan Kulit. Dikatakan dr. Astrid Tilaar, M.Si, dokter sekaligus herbalis, buah salak dapat diberdayakan sebagai bahan aiternatif lain untuk mengatasi masalah pencerahan wajah. Masalah pencerahan wajah mempunyai beberapa mekanisme dan yang paling banyak adalah inhibitor tirosinase. inhibitor tirosinase merupakan enzim yang menyebabkan terjadinya melanin pada kulit. Jika kulit ada melanin berarti kulit akan semakin hitam.

Buah salak yang memiliki kandungan flavanoid dan fenol adalah mekanisme yang berhubungan dengan inhibitor tirosinase sehingga buah salak dapat dijadikan skin brightening atau mencerahkan kulit. Salak yang memiliki kandungan antioksidan tinggi, bahkan dikatakan dalam sebuah penelitian diperoleh teori bahwa jika semakin asam atau sepat sebuah buah kandungan antioksidannya akan semakin tinggi. Dan manfaat yang didapat oleh antioksidan pada buah salak dapat mencerahkan kulit, antikeriput hingga antiaging.

Di dalam penelitian tersebut, salak yang digunakan adalah salak varietas bongkok dari daerah Sumedang, Jawa Barat. Namun, salak jenis lain juga dapat digunakan. Untuk mencerahkan kulit, salak tidak langsung digunakan atau ditempelkan. Jika salak akan dijadikan krim maka terlebih dahulu salak diekstraksi dengan menggunakan alkohol 90%. Hasil dari ekstraksi tersebut yang akan digunakan untuk krim dengan proses invitro hingga invivo hingga menjadi formulasi krim dengan ekstrak buah salak untuk mencerahkan kulit.

Krim dari buah salak dapat digunakan sebagai Krim pagi dan krim malam. Pemakaian Krim salak secara rutin maka hasilnya akan terlihat kurang lebih satu bulan tergantung dengan melanin pada kulit. Pemakaian krim ini dapat dipakai setelah kondisi kulit wajah dalam keadaan bersih. Setelah pemakaian krim, melanin pada kulit akan turun hingga kulit nampak lebih putih dan cerah. Krim ini dapat digunakan oleh semua jenis kulit, tinggal dilihat komposisi yang ada, apakah untuk kulit kering, normal atau berminyak.

Krim dari ekstrak buah salak tidak memilik efek samping, karena berasal dari bahan alami. Krim dari ekstrak buah salak ini dapat digunakan untuk Anda yang tidak ingin repot membuat masker buah saiak. Namun jika ingin langsung menggunakan buah salak tersebut dengan cara dibuat menjadi masker.

Akan tetapi untuk mendapatkan kulit yang cerah tidak hanya didapatkan dengan menggunakan masker dan krim saja, tetapi juga harus rutin merawatnya. Perawatan kulit yang sebaiknya dilakukan antara lain rutin membersihkan wajah setiap hari, menggunakan krim pagi dan malam secara rutin, serta dibantu memberikan perlindungan pada kulit wajah berupa sunblook. Sebaiknya juga banyak makan buah-buahan dan sayur-sayuran setiap hari dan konsumsi air putih dua liter setiap hari.

Bantu Program Diet. Buah salak yang memiliki kandungan saponin, tanin, kalsium dan flavonoida memilik banyak manfaat yang luar biasa. Selain dapat membantu mencerahkan wajah, buah salak juga dapat membantu program diet. Di dalam buah salak mengandung serat yang memberikan rasa kenyang lebih lama, sebab memerlukan waktu dalam proses penyerapan dalam usus. Kandungan gizi lainnya pada salak antara lain kalori, protein, karbohidrat, kalsium, fostor, zat besi, vitamin B dan C, serta air.


Oleh sebab itu bagi yang ingin menjalankan program diet tidak ada salahnya mencoba buah salak sebagai alternatif. Salak juga berfungsi untuk kesehatan kuku dan kulit. Selain itu salak bermanfaat sebagai obat mata. Berdasarkan penelitian buah salak mengandung betakaroten yang sangat bagus untuk kesehatan mata. Betakaroten merupakan salah satu zat antioksidan yang terdapat dalam sayur-sayuran seperti wortel dan buah salak. Apabila ingin memiliki mata sehat buah salak bisa dimantaatkan selain wortel. Koes Anindya. (Info Kecantikan)

Merawat Kulit Sejak Usia Dini

Merawat Kulit Sejak Usia Dini
Sebelum tanda-tanda penuaan mampir di wajah Anda, sebaiknya lakukan perawatan sederhana sejak usia remaja, sekitar usia 20 tahun atau bahkan sebelumnya. Gunakan krim malam dan krim siang yang berfungsi untuk mencegah penuaan dini dan memberikan nutrisi pada kulit. Dengan menggunakan krim sejak dini maka kulit mati yang membuat kulit terlihat kusam dan berkerut akan terangkat.

Selain itu, sebaiknya Anda melindungi kulit. Jika keluar rumah, sebaiknya menggunakan payung, topi dan sunblock SPF 15-30. Udara dingin juga menyebabkan penuaan karena udara dingin membuat kulit menjadi kering. Karena itu sebaiknya memakai pelembab saat berada di udara dingin. Selain itu lakukan juga facial dan penggunaan masker antiaging dua minggu sekali.

Istirahat yang cukup juga harus diperhatikan agar tidak timbul penuaan berupa lingkaran hitam di bawah mata. Warna hitam timbul karena pembuluh darah menumpuk ke arah mata karena mata dipaksa untuk selalu “melek”. Semakin banyak aliran darah, maka kulit di bawah mata akan semakin hitam. Untuk mengatasi ini, selain tidur yang cukup, juga bisa menggunakan krim mata (eye cream). Dengan krim dan diimbangi tidur cukup, maka kulit akan perlahan-lahan membaik. Selain itu, jika ingin awet muda seseorang juga sebaiknya cukup istirahat dan tidak stres secara berlebihan.

Menurut dr Shahnnaz Nadia Yusharyahya, SpKK, kulit yang kering dan kusam tentu akan membuat kulit terlihat lebih tua. Oleh karena itu sebaiknya rutin menggunakan body lotion dua kali sehari, Sehabis, mandi pagi dan sore, karena dapat membantu mencegah kekeringan kulit. Kulit pun akan terlihat lebih lembab dan muda.

Ada beberapa treatment yang dapat membuat kulit terlihat awet muda. Untuk perawatan sehari-harinya bisa dengan menggunakan sunscreen, pelembab, dan rajin untuk membersihkan wajah. Untuk treatment lainnya bisa dengan melakukan chemical peeling, demabrasi, laser Intense Pulsed Light (IPL), penyuntikan filler dan juga penyuntikan botox.

Chemical peeling juga dapat membantu proses pengelupasan kulit secara fisiologis dan terprogram serta dapat mempercepat pertumbuhan kulit baru. Mikrodermabrasi atau dermabrasi berfungsi untuk memperbaiki scar dan menghaluskan kulit. Sedangkan laser digunakan untuk menghilangkan kerutanpada Kulit. Sedangkan laser berfungsi memperbaiki kerutan kulit serta membantu pertumbuhan Kulit baru. Kartika, Niken (Info Kecantikan)

Wednesday, September 17, 2014

Merawat Kulit Berminyak Dengan Cuka, Lidah Buaya, dan Kuning Telur

Merawat Kulit Berminyak Dengan Cuka, Lidah Buaya, dan Kuning Telur
Banyak yang mengatakan memiliki kulit wajah berminyak sungguh merepotkan. Tetapi dengan ketelatenan dan rutin merawat kecantikan, wajah berminyak pun bisa tampil bersih, cerah dan memesona. Dengan rutin melakukan perawatan menggunakan bahan alami seperti cuka, lidah buaya dan kuning telur, maka kelebihan kandungan minyak pada wajah bisa dikurangi. Benarkah?

Memiliki kulit wajah berminyak memang harus lebih berhati-hati. Pasalnya, kandungan sebum dalam kelenjar sebasea lebih banyak sehingga kotoran yang tidak dibersihkan akan menumpuk dan menimbulkan jerawat. Jerawat menjadi salah satu permasalahan kulit yang paling mengganggu, terutama bagi wanita, karena wajah menjadi lebih kusam, kotor, dan terlihat mengkilap sehingga tentu saja akan memengaruhi penampilan. Kulit wajah yang berminyak biasanya ditandai dengan kulit yang cenderung lebih tebal dan pori-pori lebih lebar.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi timbulnya jerawat, seperti rutin mencuci wajah minimal dua kali sehari, sebelum dan sesudah beraktivitas. Cara lainnya adalah menghilangkan minyak pada wajah dengan kertas penyerap minyak serta membersihkan make up setelah beraktivitas. Agar wajah tidak terlalu mengkilap karena minyak, Anda juga dapat melakukan beberapa perawatan tradisional menggunakan bahan alami seperti cuka, kuning telur dan lidah buaya.

1. Cuka
Cuka yang biasa dijadikan bahan pelengkap masakan ternyata bermanfaat bagi kecantikan kulit wajah. Pemilik kulit wajah berminyak bisa menggunakan masker cuka untuk mengurangi produksi sebum pada wajah, serta mengurangi timbulnya jerawat. Cuka merupakan exfoliation alami, yang merupakan pengelupasan kulit dengan menggunakan scrub.

Tujuan dari exfoliation alami menggunakan cuka adalah mengangkat sel-sel kulit mati, mengangkat kotoran yang menyumbat kulit dan menyebabkan timbulnya jerawat, melancarkan aliran darah pada wajah sehingga membuat wajah terlihat lebih putih dan cerah. Manfaat lainnya dari Cuka adalah membuka pori-pori wajah agar krim-krim kecantikan seperti moisturizer, masker dan serum wajah dapat meresap dengan sempurna ke dalam kulit wajah.

Cara melakukan perawatan ini cukup mudah, yaitu dengan menggunakan cuka apel atau cuka putih. Wajah yang sudah dibersihkan dengan sabun pembersih wajah, dilap kering, lalu rendam sapu tangan dengan air cuka, lalu peras tapi jangan sampai terlalu kering. Tempelkan sapu tangan yang terendam dengan air cuka pada wajah dan diamkan selama 10-15 menit. Lalu bilas dengan air dingin. Bila kulit sensitif, campurkan cuka dengan air dengan perbandingan 1:1. Misalkan 200 ml air dan 200 ml cuka. Atau bisa juga membekukan air cuka untuk memberikan efek pendinginan. Untuk hasil yang maksimal dapat melakukan perawatan setiap malam sebelum tidur selama dua hingga tiga minggu. Produksi minyak pada wajah akan berkurang, sehingga jerawat tidak mudah lagi muncul.

Menurut Edwina Rahmayanti, herbalis, penggunaan cuka sebagai perawatan harus lebih hati-hati. Karena cuka yang ada di pasaran mengandung zat kimia sintetis, yang ditakutkan akan menimbulkan luka pada kulit wajah. Zat sintetis yang terkandung dalam cuka dapat menyebabkan kulit mengelupas, radang dan terbakar. Namun, jika menggunakan cuka apel atau cuka dengan bahan non-sintetis cukup aman digunakan. Selain itu, agar penggunaan cuka aman, maka sebaiknya cairan cuka dicairkan lagi dengan air bersih agar tidak terlalu kental sebelurn digunakan sebagai masker cuka.

2. Lidah Buaya
Sejak jaman dahulu tanaman yang memiliki nama latin Aloe vera atau Aloe barbadensis Milleer ini memiliki kandungan baik untuk kecantikan wajah. Daging lidah buaya dapat dimanfaatkan untuk berbagai perawatan kecantikan seperti rambut, wajah dan tubuh. Kandungan alami dalam lidah buaya seperti vitamin A, C, dan E yang baik untuk kesehatan kulit wajah. Selain itu lidah buaya

mengandung antimikroba dan asam amino yang mampu menghilangkan jerawat, melembabkan kulit, mendetoksifikasi kulit, penghapusan bekas luka dan tanda mengurangi peradangan serta perbaikan dan peremajaan kulit. Cara membuat masker lidah buaya untuk menghilangkan jerawat dan perawatan kulit berminyak cukup mudah, yaitu dengan mengupas kulit lidah buaya dan membersihkan lendir dari daging lidah buaya dengan air bersih. Lalu potong kecil-kecil daging lidah buaya, blender hingga lidah buaya dengan kasar. Lalu bersihkan kulit wajah dengan sabun pembersih khusus wajah, dan oleskan lidah buaya yang sudah dihancurkan pada wajah lalu diamkan selama 20 menit. Setelah itu bersihkan dengan air hangat agar pori-pori wajah terbuka lalu lanjutkan dengan membasuhkan air dingin untuk menutup pori-pori kulit wajah. Lakukan perawatan ini selama dua minggu berturut-turut hingga jerawat yang timbul mengecil.

3. Kuning Telur
Kuning telur mengandung banyak vitamin dan mineral, sehingga tidak hanya baik untuk kesehatan bermanfaat juga untuk kecantikan. Kandungan vitamin B12, zat besi dan zinc yang banyak dalam kuning telur mampu membantu merawat kulit berminyak. Menurut Edwina, kuning telur dapat digunakan sebagai masker. 

Caranya dengan menggunakan cotton buds yang ditempelkan pada bagian wajah yang berminyak. Misalkan seseorang yang memiliki kulit wajah kombinasi, biasanya di daerah T atau daerah dahi hingga hidung cenderung lebih berminyak. Oleskan kuning telur yang sudah dipisahkan dari putih telur di area tersebut lalu diamkan sekitar 15 menit. Kemudian bilas dengan air hangat dan bilas kembali dengan air dingin agar pori-pori wajah kembali tertutup. Kandungan Vitamin E yang terdapat di dalam kuning telur mampu mengurangi produksi minyak pada wajah. Setiap individu memiliki jenis kulit wajah yang berbeda, selain itu ketelatenan menjadi kunci utama. Bagi seseorang yang memiliki jenis kulit wajah sangat berminyak sebaiknya lakukan perawatan ini setiap dua kali dalam seminggu sebelum tidur di malam hari. Dengan perawatan yang rutin dalam waktu satu bulan wajah berminyak perlahan sudah menghilang. Sebaliknya, jika tidak terlalu telaten akan memakan waktu 3-6 bulan.

Yang Harus Dihindari. Di samping melakukan perawatan dengan bahan-bahan alami, menurut Dr. Mohamad zia Ulhaq, herbalis, agar kulit tidak berminyak sebaiknya Anda menghindari beberapa makanan seperti kacang-kacangan, makanan panas, pedas, berminyak dan bersantan. Selain itu hindari asap rokok dan aktivitas yang berlebih agar kelenjar sebum atau sebasea tidak aktif secara berlebih. Asap rokok sangat berpengaruh karena bisa menyebabkan penumpukan sel kulit mati dan kulit tidak teroksidasi dengan baik.

Jika sudah menghindari faktor penyebabnya maka langkah yang dilakukan untuk perawatan kulit berminyak antara lain memakai masker   cuka, lidah buaya, dan kuning telur. Disarankan juga untuk melakukan olahraga agar tubuh berkeringat karena dalam, keadaan berolahraga kelenjar minyak akan aktif. Setelah berolahraga bersihkan wajah untuk mengurangi minyak berlebih atau kelenjar sebasea agar tidak terlalu aktif serta hindari pemakaian pakaian terlalu ketat agar tidak terlalu lembab.

Pemakaian masker bisa dilakukan setiap hari dan imbangi dengan proses pemijatan agar wajah terelaksasi dengan baik. Bisa saja pemakaian masker dua kali sehari misalnya masker madu, pada pagi hari dan masker bengkuang pada malam hari, lakukan hingga kadar minyak di wajah berkurang. 

Kulit Berminyak. Menurut dr. Tina Wardhani Wisesa, SpKK, dokter spesialis kulit dan kelamin, kulit wajah berminyak memerlukan perhatian yang lebih dibanding jenis kulit wajah normal, atau sensitif, bahkan jenis kulit kombinasi. Pasalnya kulit wajah berminyak cenderung tebal dan pori-pori lebih lebar sehingga jika aktivitas terlalu padat tubuh jadi berkeringat. Wajah pun lebih mudah menghasilkan sebum yang diproduksi pada kelenjar sebasea.

Kulit wajah berminyak memang biasanya terlihat lebih kusam, kotor, dan mengkilap. Untuk mengatasi produksi minyak dapat menggunakan kertas penyerap minyak, namun perlu diingat kertas penyerap hanya menghilangkan minyak sementara sehingga-wajah tidak terlalu mengkilap.

Sebenarnya perlu perawatan khusus seperti mencuci wajah setiap hari minimal dua hingga tiga kali. Gunakan sabun pembersih tanpa pewangi atau hindari pembersih yang mengandung minyak. Oleskan juga sunblock untuk melindungi kulit wajah sebelum beraktivitas di luar rumah. Penggunaan make up pun harus berhati-hati dan sebaiknya menggunakan produk make up khusus untuk kulit berminyak. Tidak dianjurkan menggunakan bedak tabur karena mampu memperbanyak produksi minyak pada wajah. Anda dapat menggunakan bedak cair karena bersifat astringent dan mengandung antioksidan yang lebih kuat, mudah dibersihkan dan membantu mengecilkan pori-pori wajah.


Untuk membersihkan kotoran yang tidak terangkat oleh sabun pembersih, bisai juga melakukan perawatan facial agar komedo yang menjadi cikal bakal jerawat terangkat. Lakukan facial setiap dua minggu sekali. Bila komedo terlihat sedikit dapat dilakukan satu bulan sekali. Selain perawatan kecantikan, sebaiknya juga menjaga pola makan. Untuk menghindari peningkatan jumlah lemak sebum, dengan cara menghindari terjadinya peningkatan jumlah lemak sebum dengan Cara diet rendah lemak dan karbohidrat. Hidup teratur yaitu dengan istirahat cukup sekitar 8 jam sehari. Hindari makanan pedas, merokok, dan banyak minum air putih untuk membantu melembabkan kulit secara alami. Indri, Iffa, Anin (Info Kecantikan)

Sunday, September 14, 2014

Mengenali Penyakit Hepatitis A Pada Anak

Hepatitis A termasuk salah satu penyakit hepatitis peradangan pada hati yang disebabkan oleh virus hepatotropik. Virus hepatitis A tergolong picornavirus dan menular melalui kontak erat dan jalur oral fekal seperti mengonsumsi makanan atau minuman yang tercemar oleh virus tersebut. Indonesia merupakan daerah endemik virus hepatitis A.

Tanda serta gejala hepatitis A akan mulai timbul kurang lebih 15-50 hari setelah anak terinfeksi. Infeksi pada anak, apalagi bayi sering kali asimtomatis atau tidak bergejala. Pada anak yang lebih besar dapat terlihat tanda serta gejalanya seperti mual, muntah, demam, lemas, urin yang berwarna kuning serta perut yang membesar.

Hepatitis A bersifat akut dan tidak menjadi kronis. Pada beberapa keadaan dapat terjadi prolonged hepatitis A yang disebut tanda dan gejala yang alami sampai berminggu-minggu atau relapsing hepatitis yang disebut kambuh kembali. Pada hepatitis A sangat jarang menimbulkan komplikasi berupa hepatitis fulminan, tetapi bila terjadi dapat menyebabkan kematian.

Penanganan infeksi hepatitis A hanya sebatas terapi simtomatik dan suportif saja. Hepatitis A termasuk self limiting disease yaitu penyakit yang dapat sembuh sendiri. Istirahat total, pemberian obat-obat simtomatik dan minum air putih lebih banyak sudah dapat rnenyembuhkan infeksi hepatitis A. Komplikasi berupa hepatitis fulminan sangat jarang terjadi, tetapi bila terjadi perlu perawatan yang intensif di Rumah Sakit.


Pencegahan hepatitis A dapat dilakukan dengan cara seperti menyajikan makanan dan minuman yang bersih, memastikan setiap makanan sudah dimasak dengan betul, berpola hidup yang sehat dan mencuci tangan sebelurn makan. Sekarang ini sudah tersedia vaksin hepatitis A, vaksin tersebut dibuat dari virus yang dimatikan dan dapat diberikan pada anak berusia mulai dari dua tahun. Vaksin diberikan sebanyak dua kali dengan jarak antara pemberian 6-12 bulan. Suciati (Info Kecantikan)