Saturday, June 21, 2014

Getah Pepaya dan Mengkudu Ampuh Haluskan Kulit Kaki

Kulit kaki memang berbeda dengan kulit lainnya, strukturnya lebih tebal dan kasar. Karena itu tidak jarang saat terjadi luka akan menimbulkan bekas seperti noda hitam setelah luka kering dan susah menghilang. Atau tumit kaki yang mudah kasar seperti pecah-pecah dan kering. Belum banyak yang mengetahui ternyata getah daun pepaya dan mengkudu mampu menghaluskan kulit kaki yang kasar. Benarkah?

Perawatan kaki sering kali terabaikan. Padahal dengan kaki yang indah dan jenjang bak kaki model membuat Anda semakin menarik dan percaya diri dengan penampilan, terutama ketika mengenakan hotpants ataupun mini dress. Untuk itu, banyak orang membentuk struktur kaki agar jenjang dengan berolahraga. Banyak pula yang memiliki permasalahan pada kaki banyak bekas luka yang sulit dihilangkan. Misalnya, bekas luka karena terjatuh saat masih kecil, bekas gigitan nyamuk dan lain-lain.

Dibandingkan kulit bagian tubuh lainnya, kulit kaki cenderung lebih tebal, kasar, kering dan pecah-pecah. Karena ingin kulit kaki juga halus, lembab dan tidak pecah-pecah, maka banyak wanita melakukan treatment di salon-salon kecantikan seperti halnya treatment pedicure ataupun foot spa.
Bahan Alami. Namun, tak banyak yang mengetahui jika perawatan kaki agar kaki halus, lembab dan tidak pecah-pecah bisa diatasi dengan bahan-bahan alami seperti getah daun pepaya dan mengkudu. Kedua bahan tersebut memiliki kandungan aktif seperti antibakteri, serta memiliki kemampuan untuk mengangkat sel-sel kulit mati sehingga proses regenerasi kulit menjadi, lebih cepat, serta kulit menjadi halus tanpa bekas luka.

Berikut penjelasannya:
1. Getah Pepaya
Pepaya bermanfaat untuk menghaluskan dan mencerahkan kulit. Selain buan dan daunnya, getah daun pepaya juga mampu menghaluskan kulit, termasuk kaki. Menurut dr. Fira Amaris, M.Si, herbalis kecantikan, getah pepaya bersifat dingin sehingga dapat digunakan untuk menghaluskan dan mencerahkan kulit. Pepaya mengandung vitamin dan mineral seperti vitamin A dan vitamin C, serta enzim papain yang dapat meregenerasi sel-sel kulit aktif dan membuat pori-pori menjadi terbuka dan mudah dibersihkan. Selain itu, enzim papain berfungsi untuk melarutkan sel-sel kulit mati yang melekat pada kulit dan sukar terlepas secara fisik.

Manfaat daun pepaya sudah dibuktikan Bouchut secara ilmiah, berdasarkan kutipan dari Journal Society of Biology, banwa papain bersifat antitumor atau antikanker. Kandungan senyawa karpain, alkaloid bercincin laktonat dengan tujun kelompok rantai metilen. Dengan konfigurasi tersebut tidak hanya tumor dan penyakit kulit yang disembuhkan seperti kulit kasar, kering dan pecah-pecah. Kandungan karpain juga dapat menghambat kinerja beberapa mikroorganisme yang mengganggu fungsi pencernaan.

Untuk memanfaatkan getah pepaya cukup mudah. Caranya, potong pangkal buah pepaya hingga pada bagian kanan dan kiri mengeluarkan getah. Lalu oleskan getah tersebut pada kulit kaki yang terasa kasar selama 10 hingga 15 menit. Selain pada bagian kaki yang kasar, getah tersebut juga dapat dioleskan pada seluruh bagian kaki dari paha hingga ujung jari kaki. Hal tersebut bertujuan untuk menghaluskan seluruh bagian kaki. Oleskan getah pepaya dua kali dalam sehari di pagi dan sore hari untuk hasil yang maksimal. Sesudahnya bersihkan dengan menggunakan air hangat.

Air hangat berfungsi untuk membuka pori-pori kaki agar getah yang sudah dioleskan meresap ke pori-pori sehingga penetrasi zat-zat yang terkandung dalam getah menjadi lebih bagus dan proses melembutkan dan menghaluskan kulit kaki menjadi lebih cepat. Air hangat membuat getah papaya yang lengket menjadi cepat dan mudah hilang. Jika dibersihkan langsung dengan menggunakan air dingin kurang baik, selain lengket dengan air dingin getah susah dihilangkan.

Selain getahnya, buah pepaya juga dapat untuk menghaluskan dan mencerahkan kulit. Selain dijadikan masker untuk kaki buah pepaya juga bisa dicampurkan minyak zaitun. Caranya, blender 1/4 potong atau 50 gr buah pepaya yang dihaluskan, lalu campurkan dengan 3-5 sdm minyak zaitun, lalu aduk hingga merata. Setelah itu dioleskan pada kaki yang kasar atau seluruh bagian kaki dari paha hingga ujung jari selama 15 menit.

Perawatan ini dapat dilakukan minimal seminggu sekali, tetapi untuk hasil yang maksimal sebaiknya dilakukan dua kali sehari, pada pagi hari dan sore hari sebelum mandi. Lakukan perawatan ini secara kontinu hingga kulit kaki menjadi halus dan tumit tidak lagi pecah-pecah. Mengenai hasil setiap orang berbeda-beda, namun biasanya dalam dua bulan kulit kaki menjadi lebih halus, tidak kering dan tidak pecah-pecah. Jika sudah memberikan hasil, sebaiknya perawatan tetap dilakukan seminggu sekali agar kulit kaki tidak menjadi kasar kembali.

Perawatan ini bisa dilakukan siapa saja, laki-laki dan perempuan, untuk segala usia. Namun untuk getah pepaya harus diperhatikan karena tidak semua orang bisa menggunakannya. Jika jenis kulit Anda sangat sensitif, penggunaan getah pepaya justru membuat iritasi dan infeksi, serta kulit kaki menjadi memerah dan terasa gatal. Jika sudah menimbulkan efek samping tersebut sebaiknya hentikan pemakaian. Lalu cuci getah pepaya dengan air hangat dan tidak menggunakan sabun.

2. Mengkudu
Buah mengkudu yang aromanya tidak enak juga dapat menghaluskan kulit. Buah yang rasanya pahit ini ternyata juga dapat berfungsi untuk kecantikan. Menurut dr. Ipak Ridwan, herbalis kecantikan, buah mengkudu yang sudah matang, berwarna kekuningan dan sudah lembek atau banyak dapat digunakan untuk menghaluskan kulit. Mengkudu mengandung antikanker, antioksidan, serta vitamin dan mineral seperti vitamin C, flavanoid, dan saponin.

Kandungan saponin dalam mengkudu bersifat seperti sabun, yang dapat membersihkan sel-sel kulit mati dan menghaluskan kulit. Selain itu. kandungan-kandungan buah mengkudu dapat meregenerasi sel-sel di dalam tubuh, termasuk sel-sel kulit mati. Sel-sel kulit mati harus diganti dengan sel-sel kulit baru karena jika tidak akan menimbulkan penyakit. Kulit mati yang tidak diangkat menjadi penyebab kulit menjadi kasar.

Cara memanfaatkan buah mengkudu, yaitu buah mengkudu yang sudah matang yang berwarna kuning dengan buah yang cenderung banyak dihaluskan. Sesudah itu dioleskan pada bagian kaki yang terasa kasar seperti tumit. Lakukan perawatan ini minimal sehari sekali, yang dilakukan pada malam hari setelah beraktivitas. Dengan rutin menggunakannya, maka dalam satu bulan kulit kaki atau tumit yang pecah-pecah perlahan menghilang dan menjadi halus.

Mengkudu juga bisa menghilangkan bekas luka dan gigitan serangga. Caranya, mengkudu dicampurkan dengan pegagan, brotowali dan minyak zaitun. Satu buah mengkudu yang matang ditumbuk halus, lalu ditambahkan 2 lembar daun pegagan, 2 lembar daun brotowali, serta 2 sdm minyak zaitun. Kemudian oleskan bahan-bahan tersebut pada kaki yang ada bekas lukanya dan didiamkan selama 20 menit. Lakukan sehari sekali, pada malam hari sebelum tidur. Sesudah itu dibersihkan dengan handuk kecil yang sudah diberi air hangat.

Meski cara ini aman, tetapi buah mengkudu juga bisa menimbulkan efek samping jika digunakan oleh mereka yang kulitnya sensitif. Jika dalam pemakaiannya terjadi iritasi dan infeksi, sebaiknya penggunaannya dihentikan. Pasalnya, dikhawatirkan justru akan menimbulkan koreng yang lebih parah.

Kulit Kasar. Menurut dr. Ade Fauziah, SpKK, dokter spesialis kulit dan kelamin, kaki karena letaknya di bawah, sering kali tidak mendapat perhatian dari segi kesehatan dan kebersihan. Padahal, kaki menjadi pusat penekanan segala beban tubuh sehingga aliran darah dan air tidak sempurna hingga ujung kaki. Selain itu, faktor cuaca dan menggunakan alas kaki yang tidak tepat, seperti ukuran sepatu tidak pas, memakai sepatu boots di musim panas sehingga berkeringat, juga menjadi pemicu timbulnya kaki kasar, kering dan pecah-pecah. Memakai alas kaki yang sempit juga menimbulkan masalah kulit seperti kulit kaki tebal dan kasar karena akibat adanya gesekan-gesekan saat berjalan. Karena itu, sebaiknya membeli sepatu di malam hari karena volume kaki lebih lebar pada malam hari.

Untuk mengobati kulit kasar dilakukan dengan melakukan penipisan kulit. Caranya dengan menggunakan krim yang mengandung salicylic acid 3%. Dengan bahan tersebut kaki menjadi lebih kendur, saat kaki menahan badan kulit menjadi lebih halus, tidak pecah-pecah dan kasar. Lakukan perawatan kaki yang tepat, yakni dengan mencuci kaki dengan air bersih sebelum tidur, oleskan krim ke seluruh permukaan kulit kaki termasuk telapak kaki, letakkan selama 10 menit kaki di tempat yang lebih tinggi seperti tembok atau bantal agar aliran darah yang menumpuk di telapak kaki menyebar ke seluruh tubuh kembali.


Terakhir memilih alas kaki yang tepat, jangan terlalu sempit dan jangan terlalu lama membiarkan kaki mengendap dengan sepatu boots atau kets yang tidak memberikan ruang bernafas atau terperangkap lama dalam sepatu. Minumlah air putih sebanyak mungkin untuk menjaga kelembaban kulit secara alami serta minumlah multivitamin untuk membantu menambah menghaluskan kulit. Indri, Niken, Enny (Info Kecantikan)

0 komentar:

Post a Comment