Sunday, November 2, 2014

10 Kulit Buah Yang Membuat Cantik

10 Kulit Buah Yang Membuat Cantik
Jika makan buah-buahan, jangan buang kulitnya.Terutama kulit manggis, kulit delima merah, kulit jeruk, kulit apel, kulit pepaya, kulit semangka, kulit melon, kulit psang, kulit alpukat, dan kulit tomat. Manfaatkan kulit buah-buahan tersebut sebagai perawatan kecantikan tradisional, baik dengan cara diminum ataupun dioleskan sebagai masker dan lulur. Jika dilakukan secara rutin, maka kulit Anda pun akan terlihat cantik dan kinclong. Ingin tahu selengkapnya?

Tak banyak yang tahu kulit buah-buahan memiliki manfaat untuk kecantikan terutama membuat kulit awet muda, lembab dan lembut, serta melangsingkan tubuh, Menurut B. Machendra, herbalis, kulit buah dapat dimanfaatkan dalam bentuk masker atau lulur dan diminum, tergantung kebutuhan. Umumnya kulit buah mengandung antioksidan sehingga dapat menangkal radikal bebas. Jika diminum ramuan kulit buah akan bekerja dengan cara mengabsorbsi oksidan yang ada di dalam darah termasuk di bawah kulit. Kulit buah yang diminum adalah kulit buah manggis dan kulit buah delima.

Sementara kulit buah yang dioleskan dengan cara masker atau lulur seperti kulit pepaya, kulit pisang, kulit jeruk, kulit apel, kulit semangka, kulit melon, kulit wortel, kulit alpukat, kulit tomat dan kulit kentang. Kulit buah tersebut umumnya mengandung antioksidan, serta vitamin C, E, B12 dan B kompleks. Vitamin C berperan sebagai antioksidan yang berfungsi untuk mencegah terjadinya penuaan sel-sel kulit dan meremajakan sel-sel kulit sehingga kulit lebih lembab, cerah dan awet muda.

Kandungan. Berikut penjelasan lengkap mengenai kandungan-kandungan yang terdapat didalam kulit buah:

1.Kulit Manggis. Kulit manggis mengandung xanthone, sejenis senyawa polifenol yang mirip dengan bioflavonoid. Senyawa ini merupakan antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas, karena itu dapat menghambat pertumbuhan dan menghancurkan sel-sel kanker. Kandungan antioksidan dapat mencegah penuaan dini dan meregenerasi sel-sel kulit, serta mengatasi penyakit kulit.

2.Kulit Pepaya. Tak hanya buahnya, kulit pepaya juga mengandung papain yang dapat membantu dalam pencernaan dengan memecah protein. Menurut Machendra, papain juga berfungsi sebagai pelembut kulit sehingga bisa mengatasi kapalan dan kulit mengeras, serta meregenerasi kulit. Pepaya juga mengandung serat, folat, vitamin A, C dan E, karotenoid, lutein, lycopene, asam amino esensial dan kalium. Masyarakat Papua Nugini memanfaatkan kulit pepaya untuk mengobati ruam dan terbakar sinar matahari, serta menghilangkan noda-noda hitam karena penuaan.

3. Kulit Jeruk. Kulit jeruk kaya vitamin C, antioksidan serta mengandung 60 flavonoid dan 170 fitonutrien berbeda, vitamin B6, serat dan fruktosa, serta kalsium, magnesium dan kalium. Manfaat kulit jeruk untuk menghaluskan kulit dan membuat kulit bersinar, menyeimbangkan kondisi kulit dan mengurangi kelebihan minyak pada kulit sehingga membuat kulit menjadi lebih lembut dan bebas jerawat, serta memperlambat proses penuaan kulit.

4.Kulit Apel. Kulit apel mengandung vitamin, C dan K, serta asam folat, mineral seperti kalsium dan fosfor, serta serat dan antioksidan yang baik untuk kesehatan dan kecantikan. Kulit apel memiliki senyawa fitokimia seperti fiavonoid dan asam fenolik yang membantu tubuh memerangi radikal bebas yang dapat merusak sel dan menyebabkan penyakit. Kulit apel juga memberikan manfaat triterpenoid untuk membantu melawan kanker. Apel juga mengandung asam hidroksi untuk mempercepat perkembangan regenerasi sel-sel kulit sehingga kulit lebih halus.

5.Kulit Pisang. Kulit pisang mengandung karbohidrat, protein, lemak, kalsium, zat besi, fosfor, vitamin B. dan C, serta air. Kulit pisang merupakan antioksidan alami, sehingga dapat menghaluskan kulit serta mengobati kutil dan peradangan. Kulit pisang juga dapat menghambat keriput karena mengandung nutrisi seperti vitamin B dan C, lemak, protein, potasium, kalsium dan karbohidrat. Kandungan antioksidan dan potasium juga dapat meringankan rasa nyeri akibat munculnya jerawat,

6. Kulit Semangka. Kandungan air yang tinggi pada kulit semangka membuat mampu menghilangkan kotoran-kotoran yang menempel pada kulit dan membuat kulit semakin halus. Kulit semangka mengandung likopen, sejenis antioksidan, yang berguna untuk perawatan kulit yang berjerawat, serta melindungi kulit dari efek buruk radikal bebas sehingga dapat mencegah penuaan dini, mengatasi jerawat, mencerahkan kulit dan menyamarkan vlek hitam. Kulit semangka juga mengandung vitamin C dan vitamin B6. yang bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Senyawa citrulline dalam kulit semangka juga memberikan efek antioksidan sehingga dapat melindungi tubuh dari kerusakan yang diakibatkan oleh radikal bebas.

7. Kulit Melon. Kadar air melon dan kulitnya sangat tinggi yang dapat mendinginkan perut, serta mengandung serat tinggi. Selain bagus untuk program penurunan berat badan, melon dapat membantu mempertahankan kelembaban, sehingga mencegah kulit kering dan bersisik. Kandungan lainnya vitamin A dan C, potasium serta enzim, serta kolagen untuk mempercepat penyembuhan luka dan menjaga kekencangan kulit. Melon juga mengandung mineral tembaga dan asam folat yang dapat membantu regenerasi kulit dan memperbaiki sel-sel yang rusak.

8. Kulit Delima. Kulit delima mengandung alkaloid pelletierene, granatin, betulic acid, ursolic acid, isoquercitrin, elligatanin, resin, triterpenod, kalsium oksalat dan pati. Kandungan lainnya adalah asam sitrat, asam malat, glukosa, fruktosa, maltosa, vitamin A dan C, mineral seperti kalsium, fosfor, zat besi, magnesium, natrium, dan kalium, serta senyawa tanin. Kandungan tanin pada kulit delima berfungsi untuk menguatkan pori-pori, karena berperan sebagai astringent.

9. Kulit Alpukat. Kulit alpukat bermanfaat untuk menghaluskan kulit wajah. Alpukat mengandung kalori, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor zat besi, vitamin A, B1, C dan E, serta air dan serat. Kandungan vitamin E, C atau flavonoid di dalam kulit alpukat mampu menangkal radikal bebas, penyebab utama timbulnya kanker. 10. Kulit Tomat. Tomat mengandung betakaroten, terutama likopen yang di dalam tubuh diubah menjadi vitamin A. Kandungan vitamin C dan E di dalam tomat membuatnya memiliki sifat antioksidan.

Cara Membuat. Kulit buah-buahan tersebut dapat diolah menjadi minuman, serta masker dan scrub atau lulur. Berikut cara membuat masker atau lulur kulit buah dan minuman dari kulit buah:

1, Masker atau Lulur Kulit Buah
Untuk perawatan kecantikan kulit, kulit buah umumnya dijadikan masker atau lulur, yang kemudian dicampurkan dengan madu dan minyak zaitun (virgin olive oil yang berwarna kuning kehijauan untuk memasak). Menurut Machendra, madu akan mensenyawakan zat-zat aktif di dalam kulit buah, serta mengandung zat antibakteri yang dapat meregenerasikan sel-sel kulit. Jika digabungkan dengan kulit buah, maka madu dapat mengatasi keluhan pada kulit seperti wajah berjerawat, kulit kering, dan komedo, serta mengurangi munculnya keriput, serta melembabkan kulit. Sementara minyak zaitun untuk melembabkan kulit.

Cara membuat masker cukup mudah. Kulit buah yang basah diblender atau ditumbuk hingga menjadi pasta. Penggunaan kulit buah sesuai kebutuhan dan sekali membuat masker atau lulur bisa digabungkan dua kulit buah dengan komposisi masing-masing kulit buah 50:50. Contoh, kulit jeruk nipis atau jeruk keprok dapat mencegah dan mengatasi jerawat. Kulit pepaya untuk mengatasi kapalan atau kulit pecah-pecah di kaki serta kulit pisang untuk meremajakan sel-sel kulit wajah karena mengandung kalium, magnesium dan Vitamin C. Kulit melon dan alpukat untuk melembabkan kulit dan mengurangi minyak pada kulit.

Untuk membuat masker kulit buah tersebut diblender, tanpa menggunakan air. Sesudah itu dicampurkan dengan madu dan minyak zaitun. Bisa ditambahkan dengan bengkuang dan alpukat yang sudah dihaluskan jika ingin kulit wajah juga menjadi cerah dan menyamarkan noda. Jika ingin digunakan untuk luluran, maka bahan yang digunakan lebih banyak.

Sesudah itu, dioleskan di wajah atau tubuh yang sudah dibersihkan selama 30-60 menit agar efektif hasilnya. Ketika melakukan perawatan ini sebaiknya Anda dalam kondisi relaks. Masker dan lulur bisa digunakan setiap hari pada pagi hari dan sore hari setelah beraktivitas. Akan lebih baik lagi jika digunakan setiap lima jam, terutama untuk kulit pepaya untuk mengatasi kulit kasar, pecah-pecah dan kapalan. Hasil yang diperoleh setiap orang berbeda-beda, tapi umumnya dalam waktu 5-7 hari sudah terlihat hasilnya.

Ditambahkan oleh Hendar Sutisna, herbalis, masker kulit manggis juga dapat melembabkan kulit dan mengencangkan kulit, serta menghilangkan vlek hitam, jerawat dan mata panda. Caranya bubuk kulit manggis yang dicampur minyak zaitun dijadikan masker yang yang sudah bersih secara merata. Diamkan selama dioleskan pada wajah 20 menit, lalu bilas dengan air hangat hingga bersih. Hasilnya terlihat setelah satu bulan. Sesudah itu, maintenance cukup tiga kali seminggu.

Masker kulit jeruk lemon bisa mengatasi jerawat bintik hitam pada kulit dan mencerahkan kulit wajah. Cara menggunakannya dengan menggosokkan irisan lemon langsung ke seluruh bagian wajah untuk menghilangkan noda hitam. diamkan selama 10-15 menit, lalu dibersihkan dengan air dingin.
Kulit tomat juga dapat digunakan untuk menghaluskan kulit dengan cara dijadikan masker. Cara membuatnya keluarkan biji tomat, lalu ambil kulit dan dagingnya. Kemudian blender kulit dan dagingnya hingga halus, lalu dioleskan pada wajah yang sudah dibersihkan secara merata. Diamkan selama 20 menit, lalu bilas menggunakan air hangat.

Sementara masker apel bisa digunakan untuk melembabkan kulit, menghilangkan masalah kulit kusam, mengatasi jerawat, kulit berminyak dan mata panda. Caranya, buah apel beserta kulitnya dihaluskan. Lalu oleskan ke seluruh kulit wajah atau bagian mata panda saja, sesuai kebutuhan. Diamkan selama 10-20 menit, lalu bilas dengan air dingin.

2. Cara Diminum
Untuk diminum, kulit buah yang digunakan adalah kulit manggis dan kulit delima merah harus dalam kondisi kering. Kulit delima berfungsi untuk meluruhkan lemak atau pelangsingan, serta antioksidan untuk peremajaan. Sementara kulit manggis berfungsi sebagai mencegah kanker dan perawatan kulit karena mengandung antioksidan.

Kulit buah yang sudah dikeringkan tersebut biasanya direbus. Contoh kulit delima, gunakan 20 gr kering kulit delima (disesuaikan dengan ukuran berat badan, perhitungannya 10-15 gr dari berat normal), ditambahkan dengan 3 gelas air. Rebus hingga mendidih. Minum sebanyak 200 cc sebelum makan pagi dan sore, agar efektivitas penyerapan lemak menurun. Jika diminum setiap hari dalam 5-7 hari berat badan dan kerutan berkurang. Berat badan bisa berkurang 1/2 - 1,5 kg. Jaga pola makan dengan tidak makan makanan yang tinggi lemak, terlalu banyak hormon dan makanan yang tercemar oksidan.

Sementara kulit manggis untuk mencegah kanker dan menjaga kesehatan. Cara membuatnya sebanyak 7 gr kulit manggis dicampurkan dengan 2 gelas aqua (500 cc), direbus hingga mendidih, lalu ditambahkan madu atau gula aren. Untuk pencegahan, minum rebusan kulit manggis sekali sehari sebelum makan, sementara untuk pengobatan kanker diminum dua kali sehari sebelum makan.
Ditambahkan oleh Hendar, kulit manggis juga dapat mengatasi penyakit mata plus, minus dan silindris, serta diabetes. Caranya 3 kulit manggis yang sudah dikeringkan direbus dengan 3 gelas air hingga mendidih dan menjadi 2 gelas air. Minum setiap pagi dan sore masing-masing 1 gelas. Jika rutin meminumnya maka kadar gula darah penderita diabetes bisa normal, karena kulit manggis bisa menormalkan pankreas.

Tomat dan kulitnya juga bisa mengatasi kanker karena antioksidannya sangat tinggi. Caranya tomat direbus sampai kulitnya pecah, kemudian diangkat dan didinginkan. Tomat yang sudah direbus bisa dimakan langsung atau dijadikan jus dan ditambahkan gula. Sementara kulit jeruk lemon bisa digunakan untuk membuat pH tubuh normal dan tidak mudah terserang penyakit. Caranya, jeruk lemon dan kulitnya diiris, campurkan dengan air dan didiamkan semalaman. Pagi harinya jeruk lemon diminum. Jeruk lemon dan kulitnya ini bisa diminum setiap hari karena di perut sifatnya basa.

Efek Samping. Tidak semua kulit buah cocok dijadikan masker. Untuk kulit pepaya, sebaiknya tidak dioleskan pada wajah dan diminum karena mengandung getah dan zat papain. Jika diminum bisa menyebabkan diare. Kulit pepaya Cocok untuk mengatasi kulit kasar seperti kulit pecah-pecah dan kapalan.

Untuk wajah, gunakan masker dari kulit buah yang bersifat dingin dan mengandung banyak air. Misalnya masker dari kulit jeruk, kulit apel, kulit melon, kulit semangka, dan lain-lain. Alasannya, kulit wajah adalah kulit yang paling sensitif sehingga jika terkena tekanan atau panas kulit wajah cepat kering.

Ketika menggunakan kulit buah bisa timbul efek samping. Misalnya, masker kulit jeruk jika ditempelkan pada wajah berjerawat bisa sebabkan rasa perih karena kandungan atsirinya. Namun jika dlcampurkan madu dan minyak zaitun, maka tidak menimbulkan kemerahan pada kulit. Meski masker kulit jeruk bisa mengatasi jerawat, tetapi jika jerawatnya adalah jerawat batu sebaiknya diimbangi dengan pengobatan lain.


Pengobatan lain yang dilakukan untuk jerawat yang parah adalah mengobati sistem metabollsme lemak dan fungsi hati/liver dengan menggunakan temulawak yang mengandung kurkumin dan menghindari makanan berlemak. Biasanya jika jerawatnya parah, membutuhkan waktu penyembuhan lebih dari satu bulan. Kartika, Palupi (Info Kecantikan)

2 komentar:

  1. Artikel yang bagus sekali gan,, sangat menarik sekali gan,,dan tentunya bermnfaat sekali.,..

    ReplyDelete
  2. wah mantab sekali manfaatnya... kecuali kulit apel, kulit buah yang lainnya lebih sering di buang...

    ReplyDelete