Wednesday, November 26, 2014

4 Cara Modern Atasi Scar

Adanya scar atau bekas luka di daerah wajah ataupun bagian kulit lainnya tentu tidak menyenangkan. Hal ini akan mengganggu penampilan dan menurunkan tingkat kepercayaan diri. Beberapa treatment modern bisa mengatasi masalah scar dan bekas luka mulai dari pengobatan kimiawi hingga pembedahan kulit, yang disesuaikan dengan jenis scar-nya. Seperti apa?

Kesehatan kulit, mulai dari wajah sampai bagian tubuh lainnya tentu menjadi bagian yang dianggap penting, terutama bagi wanita. Memiliki kulit bersih, cerah dan tidak ada tanda parut, scar ataupun bekas luka yang menghiasi bagian tubuh tentu menjadi kebanggaan tersendiri. Tak hanya itu penampilan kulit yang sempurna bagaikan ratu-ratu kecantikan yang memiliki kulit mulus, bersih cerah tanpa adanya goresan sedikit pun pada wajah atau tubuh akan menambah kepercayaan diri seseorang.

4 Cara Modern Atasi ScarNamun, kerap kali scar ataupun bekas luka muncul tanpa disadari oleh penderitanya sehingga terbentuk begitu saja. Seperti penggarukan yang mengakibatkan parut ataupun penggesekan kulit yang tidak disadari dengan benda asing yang kemudian meninggalkan bekas. Faktor penyebab lainnya terjadi scar karena proses infeksi, hormon, diabetes, merokok, serta minum alkohol dan stres.

Scar dan Jenisnya. Scar merupakan tanda bekas atau parut yang masih tertinggal pada kulit setelah mengalami luka yang sudah kering atau sembuh. Istilah scar dalam dunia medis sebenarnya tidak hanya diterapkan pada luka akibat jerawat sehingga meninggalkan bekas, tetapi juga pada luka-luka lain yang ditimbulkan seperti terkena knalpot, pascaoperasi, bekas cacar air, dan penggarukan yang sangat kuat pada kulit. Jadi sebenarnya scar dapat terbentuk karena adanya gangguan pada proses penyembuhan luka yang menyebabkan perbaikan jaringan yang tidak sempurna yang akhirnya menimbulkan bekas.

Dijelaskan olen dr. Novita Sari Mujahid, SpAk, dokter spesialis akupunktur dan kecantikan, scar memiliki beberapa tipe dan jenis. Berikut jenis-jenis scar:

  1. Ice-pick Scars. Terbentuk lubang parut kecil berujung sedikit kasar berdiameter 1-2 mm yang biasanya terjadi di pipi. Jenis parut ini paling sering terjadi dan bervariasi kedalaman dan kekasarannya bila disentuh.
  2. Boxcar Scars. Terlihat parut dalam atau dangkal dengan tepi yang tegas dan berdiameter lebih dari 3 mm, seperti parut bekas cacar air. Parut berbentuk ini banyak ditemukan di daerah pelipis dan pipi. 
  3. Rolling Scars. Parut bergelombang yang dangkal tetapi lebar, dengan lebar 4-5 mm atau lebih. Dasar dari parut ini keras bila disentuh.
  4. Athrophic Scars. Terbentuk akibat jaringan parut berupa cekungan dengan warna kemerahan, biasanya cukup kecil bila di wajah tetapi diameternya bisa lebih besar dari 1 cm bila terjadi di punggung atau dada. Parut jenis ini lembut bila disentuh dengan dasar sedikit berkerut. Warna kemerahan disebabkan oleh pembuluh darah yang berada persis di bawah parut.
  5. Hyperthrophic Scars. Merupakan jaringan parut yang menebal tetapi tidak melebar melebihi luka asli dasarnya dan menghilang dengan sendirinya.
  6. Keloid Scars. Berbeda dengan hyperthropic scar, parut keloid adalah pertumbuhan jaringan melebihi luka aslinya. Sehingga keloid akan membentuk menggelembung dan mengkilap setelah seseorang sembuh. Keloid scar biasanya memiliki bentuk warna lebih cokelat dari warna kulit aslinya dan ukurannya bervariasi.

Cara Mengatasi. Sebenarnya yang tak kalah panting, bagaimana seseorang bisa menghindari terjadinya scar atau bekas luka. Caranya membiasakan pola hidup sehat, mencegah terjadinya infeksi, minum suplemen antioksidan seperti vitamin C dan E, serta sering mengoleskan krim yang mengandung aloe vera, Centella aciatica, dan vitamin A. Untuk penanganan berikut beberapa tindakan yang dilakukan untuk mengatasi scar dan bekas luka yang Anda miliki. Setelah mengetahui penyebab munculnya scar dan jenis scar-nya, maka dilakukan tindakan untuk menghilangkan scar secara aman. Untuk mengatasinya ada beberapa tahapan yang dimulai dari perawatan sederhana seperti penggunaan bahan alami, pengolesan bahan kimiawi, pembedahan kulit hingga treatment untuk menghilangkan scar.
  • Suntik Kolagen. Kolagen disuntikkan ke bawah kulit untuk meregangkan atau mengisi parut tertentu yang halus tetapi dalam. Kolagen biasanya tidak cocok untuk parut jenis ice-pick dan keloid.  
  • Bedah Kulit. Parut jenis ice-pick scar dapat dihilangkan dengan pembedahan masing-masing parut sehingga kulit akan tampak rata dan alami. Dengan teknik bedah kulit yang 
  • Bedah Kulit. Parut jenis ice-pick scar dapat dihilangkan dengan pembedahan masing-masing parut sehingga kulit akan tampak rata dan alami. Dengan teknik bedah kulit yang dikenal dengan nama subsisi atau subcision, memisahkan ikatan fibros pada parut sehingga. menaikkan ketegangan antara epidermis dan struktur di bawahnya dan merangsang produksi kolagen.
  • Pengolesan Kimiawi. Penggunaan bahan kimiawi yang terdapat pada produk tertentu yang di dalamnya terdapat kandungan pursellin oil purcellin oil perpaduan minyak esensial dan ekstrak tumbuhan alami seperti Calendula, rosemary chamomile dan lavender. Selain itu bahan kimia seperti asam fenolat dapat digunakan untuk memperbaiki perubahan warna kulit dan parut ringan Penggunaan krim sebaiknya kulit dalam keadaan bersih agar hasilnya lebih maksimal.
  • Dermabrasi. Proses treatment dermabrasi yakni dengan menggunakan sikat atau gerinda dengan kecepatan tinggi untuk mengupas permukaan kulit dan mengubah kontur parut. Parut superfisial dapat dihilangkan sepenuhnya, sedangkan parut yang dalam bisa dikurangi kedalamannya dengan teknik ini. Palupi (Info Kecantikan)

0 komentar:

Post a Comment