Sunday, September 14, 2014

Atasi Keputihan Dengan Sereh, Sirih, Kunyit dan Kencur

Keluarnya lendir yang berlebihan atau keputihan akan mengganggu aktivitas Anda. Apalagi jika menimbulkan rasa gatal, bau tidak sedap, dan warnanya kecokelatan. Jika tidak segera diatasi bisa menyebabkan risiko terjadinya kanker serviks. Bahan-bahan alami seperti sereh, sirih, kunyit dan kencur bisa mengatasi masalah tersebut. Saat ini tersedia produk dalam kemasan yang mengandung bahan-bahan alami tersebut. Seperti apa?

Lendir yang berlebihan pada daerah kewanitaan atau keputihan tentu sangat mengganggu aktivitas. Seringkali wanita mengabaikan lendir yang berlebihan tersebut. Padahal hal tersebut bisa menimbulkan jamur. Bila jamur tumbuh di sekitar mulut rahim dan dibiarkan maka bisa menyebabkan timbulnya penyakit kanker serviks.

Oleh sebab itu masalah keputihan ini tidak bisa dianggap sepele, apalagi jika sudah menimbulkan bau tidak sedap dan cairan lendir yang keluar berwarna kecokelatan. Selain rasa tidak nyaman dan bau, keputihan seperti itu juga bisa menimbulkan rasa gatal pada vagina. Akibatnya aktivitas terganggu dan timbul rasa kurang percaya diri.

Bahan Alami. Untuk mencegah sekaligus mengatasi masalah keputihan tersebut maka bisa digunakan bahan-bahan alami seperti sereh, sirih, kencur dan kunyit:

1. Sereh
Sereh (Cymbopogon nardus (L.) Rendle.) sudah lama dipercaya dapat mengatasi masalah lendir yang berlebihan di daerah kewanitaan. Daun sereh mengandung 0,4 persen minyak atsiri dengan komponen yang terdiri atas sitral, sitrotenol (66-85 persen), -pinen, kamfen, sabinel, mirsel, -felandren, p-simen, limonen, cis-osimen, terpinol, sitronelal, borneol, terpinen-4- ol, -terpineol, geraniol,farnesol, metal heptenon, n-desialdehida, dipenten, metil heptenon, bornilasetat,feranilformat, terpinil asetat, sitronelil asetat,geranil asetat, -elemen, -kariofilen, -bergamoten, trans-metilisoeugenol, -kadinen, elemol, kariofilen oksidan.

Minyak atsiri merupakan komponen aktif sebagai penolak serangga setelah dilakukan pemisahan dengan metode kromatografl. Selain itu, minyak atsiri dari daun dan rimpang pada sereh bisa menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus, Streptococcus hemolitik, Psedomonas aeruginosa, Escherichia coli, Bacilus subtilis, Salmonella typhimurium, Apergillus niger dan Candida albicans.

2. Sirih
Daun sirih (Piper betle L.) mengandung minyak atsiri dengan kadar 0,13-0,33 persen. Minyak atsiri pada sirih terdiri atas kavibetol, katekol, kadinen, karvakrol, kariofrllen, kavikol, 1,8-sineol,esragol,eugenol, metileugenol, pirokatekin, terpinil asetat, sesquiterpen, triterpen dan tripterpenoid, b-sitosterol, Sirih juga mengandung senyawa neolignan (piperbetol, metilpiper betol, peperol A, piperol B), dan krotepoksida yaitu suatu senyawa yang punya potensi sebagai sitotoksik.

Kandungan-kandungan tersebut terbukti ampuh menghilangkan masalah daerah intim kewanitaan, termasuk masalah keputihan dari yang ringan hingga yang berat. Kandungan minyak atsiri, seskuiterpen, pati diastase, zat samal dan kavikol yang terdapat dalam daun sirih dapat mematikan bakteri jahat yang menjadi penyebab timbulnya keputihan.

3. Kunyit
Kunyit/Turmeric (Curcuma loriga Linn.syn. Curcuma domestica Val), memang dikenal sebagai antiinflamasi,antioksidan, antitumor, antialergi, antispasmodic, alteratif dan analgesic. Oleh karena itu kunyit bisa digunakan untuk mengatasi keputihan atau lendir berlebih. Kunyit sangat efektif mengatasi alergi, meningkatkan imunitas, menyehatkan liver,dan mengontrol tingkat kolesterol di dalam tubuh. Kunyit juga efektif menghambat pertumbuhan bakteri ketika digunakan untuk mengatasi jerawat, mengurangi peradangan kulit dan menyingkirkan kotoran yang menyumbat pori-pori kulit.

4. Kencur
Kencur (Kaempferia galang) mengandung beberapa senyawa kimia seperti pati, mineral, minyak atsiri, asam metal kanil, penta dekaan, asam cinnamic, dan ethyl aster. Kencur juga mengandung borneol kamphene, paraeumarin, asam anisic, alkalold dan gom. Kandungan-kandungan tersebut dapat mengatasi radang lambung, radang anak telinga, influenza pada bayi, masuk angin, sakit kepala, batuk, diare, kelelahan dan keseleo. Kencur juga dapat menghilangkan darah kotor, melancarkan haid, mengatasi mata pegal, serta mengobati tetanus, asma dan rematik. Di samping itu, kencur juga dapat melangsingkan tubuh dan menghilangkan jerawat pada kulit.

Kemasan. Bahan-bahan alami seperti sereh, sirih, kunyit dan kencur memang bisa mengatasi keputihan atau lendir berlebih. Tak heran bahan-bahan tersebut diolah menjadi produk yang memiliki khasiat untuk menjaga organ kewanltaan.Seperti membantu mengurangi lendir yang berlebihan pada daerah kewanitaan, mengatasi rasa sakit pada saat datang bulan, mengecilkan ukuran kista, bagi yang sudah menikah dapat meningkafkan gairah dan hubungan menjadi lebih mesra, serta daerah kewanitaan menjadi lebih bersih dan kesat.

Untuk mendapatkan manfaat itu semua, maka sebaiknya produk yang berbahan alami untuk mengatasi masalah kewanitaan diminum secara rutin. Dapat diminum tiga kali sehari, dengan aturan sekali minum 1-2 kapsul. Produk kemasan ini aman dikonsumsi karena berbahan alami, meski demikian wanita hamil dan menyusui tidak dianjurkan minum produk kemasan yang mengandung bahan-bahan alami tersebut.

Keputihan. Keputihan terjadi akibat bakteri jahat di dalam tubuh, yang biasanya muncul ketika kondisi tubuh sedang tidak baik, seperti terlalu lelah beraktivitas, kurang istirahat dan kurang menjaga kebersihan vagina. Keputihan merupakan kondisi cairan yang ke luar dalam jumlah berlebihan.

Ada dua macam bentuk keputihan yaitu normal dan abnormal. Yang membedakan antara keputihan normal dan abnormal adalah dilihat dari jumlah cairan yang keluar dan tingkat kekentalannya, apakah kental, cair atau sangat kental, serta dilihat dari warnanya yaitu kuning, bening, atau hijau.

Keputihan yang normal warnanya bening atau sedikit keruh, encer serta tidak disertai dengan bau menyengat. Keputihan ini terjadi pada masa subur,stres yang berlebihan, kehamilan karena pengaruh hormonal dan rangsangan seksual.

Keputihan tidak normal, karena ada infeksi oleh jamur trichomonas vaginalis, bacterial vaginosis dan lain-lain, sehingga bisa sebabkan kanker serviks (mulut rahim).


Untuk mencegah keputihan, sebaiknya menjaga kebersihan daerah kewanitan agar tetap kering, serta pembasuhan daerah V dengan benar. Cara pembilasan dengan satu arah saja agar tidak menimbulkan kuman bersarang di daerah V. Sebaiknya tidak mencuci vagina dengan menyemprotkan cairan yang bisa masuk ke dalam liang vagina. Kartika (Info Kecantikan)

0 komentar:

Post a Comment