Sunday, October 21, 2012

Perempuan Perokok Rentan Terkena Osteoporosis


Sekitar 80 persen kaum penderita osteoporosis adalah kaum hawa. Risiko perempuan untuk kena osteoporosis memang lebih besar dari pria. Faktor risiko karena jenis kelamin ini semakin besar bila didukung oleh gaya hidup tak bersahabat. merokok dan terlalu banyak minum kopi termasuk gaya hidup yang membuat tulang mudah keropos.


Orang-orang tertentu memang cenderung lebih mudah terkena osteoporosis. Ada sejumlah faktor yang meningkatkan risiko seseorang terkena osteoporosis. Faktor-faktor risiko ini ada yang sulit kita kendalikan misalnya usia, ada pula yang tidak.

Meskipun osteoporosis bisa menimpa segala usia, umumnya diderita orang lanjut usia. Itu karena kita mengalami penurunan kepadatan tulang ketika bertambah tua, meski ada yang kehilangan massa tulang lebih cepat. Memang tidak semua orang tua menderita osteoporosis, tetapi penurunan kepadatan tulang umumnya terjadi di usia tua.

Faktor Hormon
Jenis kelamin termasuk faktor risiko yang sulit dikendalikan. Perempuan memiliki tulang lebih ringan dan kecil daripada pria sehingga lebih rentan terkena osteoporosis.
National Osteoporosis Foundation (NOF) di AS mencatat, satu dari dua perempuan di atas usia 50 tahun mengalami patah tulang karena osteoporosis. Risiko perempuan menderita patah tulang pinggul karena osteoporosis sama risikonya dengan kombinasi kanker payudara, indung telur, dan rahim sekaligus!

Hormon estrogen dalam tubuh perempuan berperan penting melindungi tulang. Keberadaan estrogen ini berkurang drastis ketika perempuan mengalami menopause.
Risiko osteoporosis pun jadi meningkat ketika keberadaan pelindung tulang semakin berkurang.

Komplikasi Serius
Kendati demikian, bukan berarti pria bisa tenang-tenang saja dengan bahaya osteoporosis. NOF mencatat, satu di antara empat pria di atas usia 50 mengalami patah tulang karena osteoporosis. Pria di atas 50 tahun cenderung rentan mengalami patah tulang karena os~ teoporosis dibandingkan dengan kanker prostat.
Riwayat keluarga juga mempengaruhi kecenderungan seseorang untuk terkena osteoporosis. Kalau salah satu orang tua mengalami osteoporosis atau punya riwayat patah tulang, anak pun cenderung mudah patah tulang.
Pun ketika orang tua mengalami penurunan tinggi badan atau tulang punggung membengkok ke depan. Mereka ini mudah mengalami patah tulang di punggung .

Patah tulang, khususnya di punggung atau pinggul, adalah komplikasi paling serius akibat osteoporosis, Patah tulang di pinggul karena jatuh bisa menyebabkan kecacatan pada orang tua atau bahkan kematian karena komplikasi pasca operasi pada lansia.
Dalam banyak kasus, patah tulang belakang terjadi bahkan ketika kita tidak terjatuh.Tulang- tulang yang menyangga tulang belakang melemah dan hancur Hal ini menyebabkan nyeri punggung, berkurangnya tinggi badan, atau postur tubuh yang membungkuk.

Nah, agar kita tak mengalami patah tulang, Kita bisa mencegahnya dengan mengadopsi gaya hidup bersahabat dengan tulang, Selain mengonsumsi makanan dan minuman kaya kalsium dalam susu, yoghurt, keju, kita sebaiknya juga cukup makan sayur dan buah. Di samping kalsium dan vitamin D, kita juga perlu memastikan asupan magnesium, potasium, dan vitamin K dan sayur dan buah untuk menjaga kesehatan tulang. 

Tulang perlu dilatih
Selain dijaga dengan asupan nutrisi, tulang juga perlu dilatih agar kuat. Mereka yang jarang bergerak disebut berisiko tinggi kena osteoporosis. Olah raga yang cocok untuk tulang kuat, misalnya latihan beban dan jalan cepat.

Di sisi lain, sodium dan kafein perlu dikurangi karena menyebabkan tubuh membuang kalsium. Tidak perlu buru-buru menghindari kopi karena minum kopi dan teh dalam porsi sewajarnya tidak menyebabkan tulang keropos.

Waspadai saja asupan kafein dari minuman kola yang berisiko membuat tubuh kehilangan kalsium. Tubuh juga kehilangan kalsium ketika kita kebanyakan mengonsumsi garam.
Rokok termasuk benda yang berbahaya untuk kesehatan tulang. Kimiawi dalam rokok berbahaya untuk sel-sel tulang. Rokok juga membuat tubuh kesulitan menyerap kalsium. Buat perempuan, rokok menghalangi kerja estrogen dalam melindungi tulang.

Perempuan Perokok Rentan Terkena Osteoporosis

Sumber: Tabloid Gaya Hidup Sehat

0 komentar:

Post a Comment