Thursday, October 11, 2012

Kenali Bahan Aktif Peremaja Kulit

Meskipun mungkin kita tidak mendalami ilmu kimia, istilah alpha-lipoic acid dan alpha hydroxil acid pasti terasa tak asing. 
Keduanya adalah nama bahan yang  digunakan untuk merawat kulit melawan tanda-tanda penuaan. Disamping kedua bahan itu masih ada beberapa bahan yang juga ditemukan dalam produk perawatan kulit.

Antioksidan adalah zat alami yang dibuat oleh vitamin dan mineral. Antioksidan jenis polifenol ditemukan dalam jumlah banyak dalam tanaman.  

Zat antioksidan ini memiliki kemampuan memeramgi zat radikal bebas, senyawa tak stabil yang merusak DNA. Sel-sel kulit yang rusak bisa mempercepat penuaan dengan kerut, kulit kering, lingkaran hitam di bavvah mata, kulit kusam, dan lain-lain. 

Radikal bebas ada dalam udara yang kita hirup, makanan yang kita santap, sinar matahari, dan polusi. Pada dasarnya radikal bebas ada dimana-mana. Karena itu, mengonsumsi makanan kaya antioksidan adalah salah satu cara membendungnya. Selain itu, mengoleskan antioksidan ke kulit bisa memperkuat sel kulit dan  menjaganya tetap sehat. Zat antioksidan yang terbukti bisa mengatasi kerusakan dan rnemperlambat proses penuaan adalah: minyak acai, alpha-lipaic acid ekstrak teh hijau, retinol, vitamin C, koenzim Q-10 (CoQ10). Bahan berasal dari tanaman untuk perawatan kulit juga termasuk alpha~hydroxy acid (AHA), salicylic acid hyaluronic acid. 

Minyak Acai
Buah beri asli dari Amerika Tengah dan Selatan ini kaya akan antioksidan dibandingkan dengan buah beri lainnya. Ekstrak minyak beri acai bisa memerangi penuaan dengan memulihkan kerusakan karena sinar matahari dan menghaluskan kerut. Kadar antioksidan dalam acai juga tetap tinggi meskipun disimpan dalam waktu lama. Meski belum ada penelitian yang menguatkan manfaatnya untuk peremajaan kulit, minyak acai sudah lazim digunakan dalam produk-produk masker, krim, pembersih, scrub, body butter dan serum. 

Alpha Lipoic Acid
Alpha Lipoic Acid dibuat tubuh dan ditemukan dalam setiap sel tubuh. Sebagai antioksidan, zat ini menyerang radikal bebas di seluruh tubuh. Juga bisa menembus membran sel kulit untuk merusak radikal bebas. Zat ini sering diiklankan sebagai zat yang bisa menghapus garis halus dan kerut, mengecilkan pori-pori, dan membuat kulit terlihat lebih bercahaya. 

Ekstrak Teh Hijau
Teh dikenal kaya akan nutrisi bernama polifenol yang terbukti ampuh memerangi radikal bebas. Studi-studi awal menemukan bahwa zat di dalam teh bisa mengurangi kerusakan akibat sinar matahari dan melindungi kulit dari kanker bila dioleskan. Karena itu, menggunakan ekstrak teh hijau sebagai tabir Surya bisa meningkatkan perlindungan kulit dua kali lipat. Polifenol dalam bentuk krim dan losion bisa memudarkan tanda-tanda penuaan. Kulit kendur dan kerut pun berkurang. 

Retinol
Retinol terbuat dari vitamin A dan bermanfaat mendorong produksi kolagen, mengurangi garis- garis halus dan kerut. Retinol juga memperbaiki warna dan rona kulit serta mengurangi noda-noda di kulit. WebMD mencatat, banyak dokter kulit meresepkan Zat yang lebih kuat. yaitu tretinoin atau produk setara untuk memperlambat penuaan kulit, memperbaiki pigmentasi, dan membersihkan jerawat. Produk retinol yang dijual bebas di toko obat memang lebih lemah dibandingkan dengan resep dokter, meski tetap efektif mempercantik kulit. Menggunakan produk berbasis retinol bisa menyebabkan lapisan kulit bagian atas (epidermis) menjadi kering dan pecah-pecah. Karena itu, Saat menggunakan retinol dianjurkan memakai pelembab dan tabir surya. 

Vitamin C
Ketika kita bertambah tua, tubuh memperlambat produksi kolagen dan elastin, zat yang menjaga kulit tetap kulit dan fleksibel. Antioksidan yang ditemukan dalam vitamin C bisa menstimulasi produksi kolagen dan meminimalkan garis halus, kerut, dan bekas luka. Vitamin C sering ditambahkan ke dalam produk peravvatan kulit krim dan losion. Kalau ingin menggunakan produk oles mengandung vitamin jangan segan berkonsultasi dengan dokter mencari produk yang tepat untuk Anda. 

Koenzim Q-10 (CoQ-10)
Tubuh secara alami memproduksi CoQ-10 untuk menetralkan radikal bebas di dalam sel tubuh. Sayangnya, ketika kita menua, tubuh menurunkan produksi CoQ-10. Ini membuat sel-sel kulit jadi lebih rentan dirusak oleh radikal bebas. itulah alasannya menggunakan antioksidan pada produk perawatan kulit dalam bentuk toner, gel, dan krim. Satu penelitian pernah membuktikan bahwa CoQ-10 bisa membantu mengurangi keriput di ujung mata, sering disebut Crow feet. Warna CoQ-10 oranye terang. Jadi produk yang mengandung CoQ-10 seharusnya berwarna kuning atau oranye. 

Kafein
Kafein juga merupakan Zat antioksidan, meski manfaatnya untuk meremajakan kulit yang menua masih belum diketahui. Namun, Sudah banyak produk kosmetik yang menambahkan kafein ke dalam krim dan losion. Mereka mendasarkan diri pada bukti dari penelitian bahwa kafein bisa menghambat pertumbuhan kanker kulit. Ketika dioleskan ke kulit, keriput jadi berkurang kedalamnya, khususnya keriput di ujung mata.   

Alpha-Hydroxy Acids (AHA)
Asam berbahan alami ini ditemukan dalam banyak produk kecantikan kulit. Asam glukolik adalah AHA yang asli dan tetap populer karena kemampuannya menghilangkan sel-sel kulit mati dan membuat kulit lebih lembut, halus, dari bercahaya. AHA digunakan untuk mengelupas kulit, mengurangi garis-garis halus, noda penuaan, lubang bekas jerawat, dan pigmentasi kulit. Pengelupasan kulit dengan AHA konsentrasi tinggi biasanya dilakukan oleh dokter ahli kulit. Pengelupasan dengan komsentrasi lebih rendah (antara lima hingga 10 persen) bisa dilakukan sehari-hari memakai produk krim atau losion. Meskipun dlgunakan dalam dosis rendah, asam bisa mengiritasi dan membuat kulit kering serta meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari. Dokter akan merekomendasikan menggunakan pelembab dan tabir surya ketika menggunakan produk mengandung AHA.  

Salicylic Acid
Bahan Salicylic acid digunakan dalam produk yang dijual bebas maupun resep dokter untuk mengobati jerawat. Bahan ini menembus pori- pori dan mengurangi komedo dengan iritasi lebih sedikit dibandingkan dengan AHA. Seperti AHA, Salicylic acid dalam jumlah tertentu juga bisa membuat kulit terkelupas dan mengurangi tanda-tanda penuaan. Orang yang alergi Salicylic acid sebaiknya tidak menggunakannya. Ibu hamil dan menyusui sebaikmya berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan produk berbahan ini.  

Hyaluronic Acid
Zat ini juga dijumpai dalam produk-produk perawatan kulit untuk mengurangi tanda-tanda penuaan.Tubuh memproduksi asam Hyaluronic  secara alami untuk menjaga jaringan tetap terlumasi dan terlindungi. Zat ini ditemukan dalam kulit, cairan persediaan, dan jaringan-jaringan penghubung sendi. Usia, rokok, dan pola makan tak sehat menghabiskan cadangan Hyaluronic acid. Produk yang mengandung Hyaluronic acid bisa membantu melembutkan kulit. Zat ini jadi lebih efektif ketika dlkombinasikan dengan produk yang mengandung vitamin C. 

Sumber: Tabloid Gaya Hidup Sehat

0 komentar:

Post a Comment