Tuesday, June 4, 2013

Rajin makan Kedelai Kulit Jadi Halus

Dengan kulit yang halus seseorang akan tampak lebih cantik dan bercahaya. Tak  heran, banyak kaum hawa rela merogeh kocek dalam-dalam untuk menjalani berbagai treatment untuk menghaluskan kulit. Untuk mendapatkan kulit halus, mengapa tak mencoba rutin makan kedelai? Sumber makanan tersebut mengandung antioksidan tinggi sehingga jika rutin dimakan akan membuat kulit halus. Benarkah?


Bahan makanan seringkali dimanfaatkan untuk menghaluskan kulit, salah satunya adalah tanaman jenis polong-polongan seperti kedelai. Kedelai dengan nama latin Glycine max (L) Merryl, yang berasal dari Manshukuo China Utara, banyak tumbuh di daratan Asia Timur. Lalu pada abad 17, tanaman kedelai mulai masuk ke Indonesia.

Di Indonesia, kedelai diolah menjadi berbagai makanan seperti tempe, tahu, kecap dan susu kedelai. Terdapat berbagai jenis kedelai, namun di Indonesia jenis kedelai yang dibudidayakan adalah kedelai ringgit, orba, lokon, davros dan wilis. Namun belakangan, Kedelai dari Jepang, yang disebut Edamame mulai dibudidayakan di indonesia.

Kandungan Kedelai. Kedelai selain enak disantap, juga memiliki banyak kandungan protein, lemak, vitamin, mineral, minyak nabati, serta serat yang sangat baik untuk kecantikan dan kesehatan. Dijelaskan oleh dr. Diani Andrina, SpGK, dokter spesialis gizi klinik, kacang kedelai mengandung Polyunsaturates Fatty Acid (PUFA) yang tinggi, yang bekerja bersama protein untuk menghasilkan jaringan kulit agar lebih lembab dan halus. Kandungan PUFA ini dapat membantu mengatasi masalah kulit kering yang mengelupas, serta penyakit kulit eksim dan psoriasis sehingga kulit bisa menjadi lembab dan halus.

Kedelai juga mengandung Vitamin E, yang merupakan sumber antioksidan, yang merupakan salah satu kandungan penting dalam menjaga kesehatan kulit. Manfaat dari Vitamin E bagi kulit adalah untuk menghaluskan kulit, mencerahkan kulit hingga membuat kulit menjadi indah dan terawat. Kedelai juga mengandung asam amino, yang lebih lengkap dan seimbang dibandingkan dengan jenis makanan kacang-kacangan lainnya.

Selain itu, di dalam setiap biji kedelai juga mengandung Vitamin K, yang merupakan sumber yang baik untuk kesehatan tulang. Kedelai juga kaya akan serat sehingga mampu melancarkan pencernaan. Kandungan lechitin pada kedelai, dapat membangun kecerdasan dan daya ingat, sehingga kedelai bagus juga dikonsumsi oleh anak-anak. Lechitin juga mengandung asam linolenat, serta asam oleat yang sangat diperlukan seorang anak dalam tumbuh kembangnya. Sementara peptida hasil dari kedelai yang dicerna dalam tubuh mengandung kalsium yang cukup tinggi sehingga bisa juga membantu mencegah oesteoporosis.
Kandungan lainnya dari kedelai adalah fitoesteron, yang dapat menjaga hormon kestabilan wanita sehingga dapat memperlambat terjadinya menopause.

Setiap Hari. Melihat kandungan gizi dari kedelai yang sangat tinggi, maka Denny Ramadhan, naturopatist dan pakar nutrisi, mengatakan kedelai bagus dikonsumsi setiap hari karena baik untuk kecantikan kulit dan kesehatan tubuh. Untuk perawatan alami dari dalam dengan mengonsumsi berbagai makanan olahan dari kedelai seperti tempe, tahu, kecap, dan susu sekitar 25 gr setiap hari sudah sangat cukup untuk menjaga nutrisi yang diperlukan tubuh.

Selain dikonsumsi, kedelai juga bisa digunakan sebagai masker wajah yang bermanfaat untuk menjaga elastisitas kulit sehingga kulit tampak cerah, halus dan terawat. Caranya, 5 gr kacang kedelai dihaluskan dengan blender, sesudah itu kacang kedelai ditempelkan pada wajah dan didiamkan selama 15-20 menit. Selanjutnya masker kedelai dibilas dengan air hangat hingga bersih.

Meski manfaatnya sangat besar, namun sebaiknya kacang kedelai tidak dikonsumsi secara berlebihan. Disebutkan bahwa efek samping dari konsumsi kedelai yang berlebihan adalah peningkatan hormon estrogen sehingga sering terjadi keganasan. Namun menurut dr. Diani, kebenaran dampak seperti itu karena terlalu banyak konsumsi kacang kedelai ataupun akumulasi konsumsi kedelai selama beberapa waktu belum ada penelitian secara mendalam.

Meski belum terbukti kebenarannya, namun di dalam kacang kedelai terdapat kandungan fitoestrogen, yang jika dikonsumsi terlalu sering akan mengganggu fungsi seksual reproduksi estrogen pada pria dan wanita. Selain  itu, gangguan hormon tersebut dapat membuat emosi tidak stabil, serta menimbulkan reaksi seperti gatal-gatal, sulit bernapas dan pembengkakan pembuluh darah. Indri Eka Lestari

Sumber : Info Kecantikan

0 komentar:

Post a Comment