Sunday, February 2, 2014

Makan Kembang Tahu Setiap Hari Membuat Kulit Cerah

Di musim hujan ini, makanan kembang tahu yung dicampurkan dengan air jahe digemari. Tak hanya memberikan kehangatan bagi tubuh, ternyata kembang tahu yang terbuat dari kedelai ini memiliki manfaat untuk mencerahkan dan menghaluskan kulit, sekaligus membuat awet muda. Pasalnya, kembang tahu mengandung antioksidan.

Belakangan makanan kembang tahu menjadi booming dan disukai. Apalagi dengan campuran air jahe membuat kembang tahu menjadi penganan yang dapat menghangatkan tubuh jika dimakan di musim hujan Seperti saat ini. Selain itu, kembang tahu juga kerap dijadikan campuran dalam olahan Sup Ayam, Sup Buntut Kimlo, Capcay dan Bihun Goreng. Selain rasanya enak dan bergizi, kembang tahu ternyata memiliki manfaat yang baik untuk kulit. Kembang tahu yang terbuat dari kedelai juga memiliki manfaat yang sama seperti kedelai.

Kembang Tahu. Kembang tahu merupakan lapisan tipis yang terbentuk di permukaan susu kedelai yang dipanaskan. Bentuknya yang tipis dan kering memungkinkan kembang tahu disimpan lama tanpa memerlukan lemari pendingin. Untuk mendapatkan kembang tahu tidaklah sulit, karena kembang tahu sudah dapat dibeli di beberapa toko makanan, pasar tradisional, supermarket hingga penjual sayur keliling.

Secara umum, kembang tahu dapat digolongkan menjadi tiga macam, yaitu kembang tahu segar, setengah kering, dan kering. Ciri-ciri kembang tahu segar yang baik adalah berwarna krem kekuning-kuningan, bertekstur lembut dan ringan. Kembang tahu juga memiliki rasa yang sedikit manis dan banyak disukai berbagai kalangan seperti bayi hingga usia lanjut. Tetapi sayangnya, kembang tahu segar tidak tahan disimpan lama, yaitu hanya mampu bertahan 2-4 hari pada suhu kamar atau 3-5 hari pada lemari es. Untuk mencegah serangan jamur, kembang tahu basah biasanya dibungkus dengan plastik atau karton kedap udara.
Sementara kembang tahu setengah kering, yang disebut juga nama gawaki atau han gawaki, merupakan kembang tahu segar yang telah dikeringkan sampai kadar air tertentu, namun tidak sampai rapuh atau mengering. Kembang tahu jenis ini umumnya dibungkus plastik atau karton dan disimpan pada ruangan biasa. 

Sementara kembang tahu kering yang disebut kanso hashi yuba. Kembang tahu jenis ini merupakan kembang tahu yang paling populer dan banyak dijual di pasaran. Kembang tahu ini dibuat dengan cara mengeringkan kembang tahu basah hingga kadar air yang sangat rendah sehingga teksturnya menjadi sangat rapuh. Karena kadar air yang sangat rendah, kembang tahu jenis ini dapat disimpan lama pada suhu kamar. Ada lima bentuk utama dari kembang tahu jenis ini, yaitu lembaran, spiral, rol panjang, rol pendek, dan oharagi. Kembang tahu kering ini dapat disimpan selama 4-6 bulan pada ruangan berpendingin atau kotak kedap udara.

Mencerahkan Kulit. Kedelai sebagai bahan baku dari kembang tahu diketahui sebagai salah satu sumber makanan yang bergizi. Kedelai mengandung asam amino lisin dan isoleusin. Kandungan lainnya adalah protein, lemak, karbohidrat, mineral, fosfor, vitamin B kompleks, vitamin E, Serta kalium dan kalsium yang memiliki daya cerna hingga 98 persen.

Menurut dr. Ekky M. Rahardja, SpGK, dokter spesialis gizi klinik, hingga saat ini memang belum ada bukti ilmiah yang menyebutkan bahwa kembang tahu dapat mencerahkan kulit. Namun kandungan protein yang sangat tinggi dalam kembang tahu yang terbuat dari kedelai ini memang sudah terkenal bermanfaat untuk menghaluskan kulit wajah. Kandungan protein nabati ini tidak mengandung kolesterol sehingga sangat baik. Protein sendiri dapat membantu meregenerasi sel-sel kulit yang sudah mati.

Seperti diketahui setiap 28 hari sekali kulit akan mengalami regenerasi dan saat itulah membutuhkan kandungan protein cukup. Protein juga baik untuk kulit. Protein mempunyai berbagai macam manfaat baik untuk tubuh seperti mengatur dan membentuk sel-sel dalam tubuh, membuat sel dan jaringan baru yang dibutuhkan oieh tubuh. Selesai kembang tahu, makanan lain seperti tahu, tempe, telur, dan kacang-kacangan memang dikenal sebagai bahan makanan yang mengandung banyak protein.

Ditambahkan oleh Ning Harmanto, herbalis, kembang tahu bisa mencerahkan kulit karena kembang tahu mempunyai campuran bahan lain seperti jahe. Jane mengandung minyak atsiri zingiberena (zingirna), zingiberol,bisabolena, kurkumen, gingerol, filandrena dan resin pahit. Salah satu manfaatnya adalah melancarkan peredaran darah. Jika peredaran darah   baik atau lancar maka akan   mempengaruhi pada kondisi   kulit yaitu kulit menjadi lebih   bersih dan cerah.

Untuk mendapatkan khasiat dari kembang tahu, maka sebaiknya kembang tahu dikonsumsi setiap hari pada pagi hari atau malam hari, minimal satu mangkuk berukuran sedang. Bagi penderita maag, kembang tahu dapat dicampur dengan kunyit atau temulawak untuk membantu mengatasi kenaikan asam lambung. Tidak hanya itu, kedua bahan ini juga sangat baik untuk kulit.

Diet. Kembang tahu juga mengandung 80 persen lemak tidak jenuh. Itu artinya kembang tahu dapat pula dimanfaatkan untuk menjalani diet makanan dengan tujuan menjaga kesehatan jantung. Riset mengenai hubungan jantung dan kedelai sudah dibuktikan, sehingga bahan makanan dari kedelai seperti kembang tahu juga memiliki khasiat yang sama. Kedelai ternyata memiliki senyawa phenolik dan asam lemak tidak jenuh yang dapat menghalangi munculnya nitrosamin.

Nitrosamin merupakan senyawa yang dapat memicu jantung koroner serta kanker. Kandungan letisin dalam kedelai bisa meluruhkan timbunan lemak dan secara tidak langsung dan menekan hipertensi serta diare. Di Jepang, kembang tahu yang populer disebut dengan yuba, sangat populer di kalangan ibu menyusui. Menurut masyarakat Jepang dengan rutin mengonsumsi kembang tahu bisa memacu produksi air susu ibu seperti halnya daun katuk.


Tidak hanya itu, kembang tahu sudah menjadi makanan utama di rumah sakit terutama bagi pasien setelah operasi. Kembang tahu sangat dianjurkan untuk dikonsumsi oleh para penderita tekanan darah tinggi atau hipertensi dan diabetes melitus. Kembang tahu juga merupakan sumber protein yang sangat baik untuk para vegetarian, yang berpantang pada produk-produk hewani. Koes Anindya. (Info Kecantikan)

0 komentar:

Post a Comment