Wednesday, June 12, 2013

Kadar Gula Normal Dengan Minum Rebusan Brotowali

Meski rasanya sangat pahit namun tanaman brotowali banyak memiliki khasiat untuk kesehatan. Selain dapat mengobati luka, memar dan rematik, tanaman brotowali juga dapat membantu menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus, jika rutin minum olahannya dua kali sehari. Benarkah demikian?

Penyakit diabetes melitus saat ini semakin banyak diderita orang. Tak hanya orangtua, tetapi juga orang-orang di usia produktif terkena penyakit yang penderitanya harus minum obat setiap hari agar kadar gula darahnya terkontrol. Selain obat-obatan dokter, ramuan-ramuan tradisional juga dianggap mumpuni menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes. Hal tersebut diungkapkan oleh Dr. A.R. Adji Hoesodo, MD (H), SH, MM, MH, Dipl. CIBTAC, herbalis dan terapis, bahwa kadar gula darah penderita diabetes melitus bisa dinormalkan dengan minum hasil rebusan batang dan daun brotowali secara rutin.

Brotowali, yang dikenal juga dengan nama bratawali, andawali, antawali, putrawali atau daun gadel, merupakan tanaman obat tradisional Indonesia yang biasa ditanam di pekarangan dan banyak juga yang tumbuh liar di hutan. Brotowali dikenal dengan akarnya yang rasanya sangat pahit ini memang memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Selain dapat menormalkan kadar gula dalam darah pada penderita diabetes, juga dapat mengobati luka, mengatasi rematik, serta menurunkan demam.

Manfaat brotowali untuk kesehatan didapat karena tanaman tersebut kaya akan kandungan zat kimia seperti alkaloid (berberina dan kolumbina) yang terkandung dalam akar dan batang, damar lunak, pati, glikosida pikroretosid, zat pahit pikroretin, hars, berbebrin, palmatin, kolumbin (akar), kokulin (pikrotoksin) dan boorma. Karena itulah brotowali kerap digunakan sebagai antipiretik, tonikum, antiperiodikum (obat pengatur haid), diuretikum dan antidiabetik.

Cara Kerja. Di dalam tubuh, brotowali mengaktifkan fungsi kerja pankreas dan membantu menormalkan sel- sel beta di dalam tubuh. Untuk pemanfaatannya, tahap awai adalah mencuci bersih batang dan daun brotowali, lalu direbus dengan air secukupnya. Air rebusan tersebut diminum satu gelas setiap pagi dan sore hari sesudah makan. Tidak dianjurkan minum rebusan air brotowali sebelum makan karena akan menyebabkan sakit maag.

Terapi dengan minum rebusan air brotowali ini bisa dilakukan dalam jangka waktu 1-2 minggu. Meski demikian, tetap harus mengontrol kadar gula darah di dokter agar diketahui penurunan kadar gula darahnya. Biasanya dalam jangka waktu satu minggu, kadar gula darah sudah turun dan kembali normal. Meski berbahan alami, efek samping dari minum air rebusan brotowali tetap ada yaitu jika diminum secara berlebihan setelah kadar gula darahnya normal, maka bisa menyebabkan gangguan pencernaan dan membebani kerja ginjal.

Selama menjalani terapi dengan minum air rebusan brotowali, sebaiknya Anda menerapkan pola makan yang kaya serat. Selain itu, menghindari makanan dan minuman yang tidak dianjurkan dikonsumsi penderita diabetes, seperti makanan manis karena akan meningkatkan kadar gula darah. Dianjurkan juga membatasi karbohidrat kompleks (nasi, roti), serta karbohidrat sederhana (gula), serta menghindari buah-buahan seperti durian, kelengkeng, mangga manis, gula aren dan sebagainya. Selain makan, lakukan olahraga yang dianjurkan bagi penderita diabetes yang sit up untuk mengaktifkan kembali fungsi pankreas dan sel beta.

Dibutuhkan Penelitian. Meski rebusan batang dan daun brotowali disebut-sebut dapat menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes, namun menurut dr. Em. Yunir, SpPD-KEMD, dokter spesialis penyakit dalam, sekaligus Kepala Divisi Metabolik Endokrinologi Departemen ilmu Penyakit Dalam RSCM/ FKUI, hanya dapat meredakan penyakit diabetes melitus pada tahap ringan (stadium awal), saat gejala diabetes sudah mulai dirasakan.

Penyakit diabetes melitus merupakan penyakit yang kompleks, yang salah satu penyebabnya adalah terlalu banyak makan. Karena itu, ketika minum rebusan brotowali, sebaiknya tetap mengatur kadar kalori di dalam tubuh agar dapat bekerja dengan baik. Efek dari brotowali untuk menurunkan kadar gula darah memang ditemukan di dalam penelitian laboratorium. Namun, saat digunakan pada tubuh dibutuhkan banyak jumlah dari brotowali tersebut. Sama seperti halnya penelitian pada petai cina, yaitu dibutuhkan semangkuk untuk mengatasi diabetes melitus.

Selain itu, dalam beberapa penelitian disebutkan bahwa kandungan alami dari brotowali berkhasiat untuk mengobati penyakit diabetes melitus. Namun memang belum ada penelitian yang lebih berkembang lagi dan banyak syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk melakukan sebuah penelitian ilmiah pada brotowali. Hal ini yang mempersulit tim peneliti untuk lebih mengembangkan penelitian terhadap brotowali ini. Ke depan, dibutuhkan penelitian lanjutan supaya ke depannya dapat digunakan ekstrak dari brotowali untuk penyembuhan diabetes. Anita

Sumber : Info Kecantikan

3 komentar:

  1. mungkin kalau ada cara untuk mengurangi rasa pahitnya ini, banyak orang yang memilih menggunakan brotowali sebagai ramuan obat

    ReplyDelete
  2. HERBADREAM SOLO : 085702118190
    Bagi rekan semua yang membutuhkan bahan baku herbal atau jamu dalam bentuk fresh/segar/basah, kering/simplisia, dan bubuk/powder untuk keperluan eksport/export, industry/manufaktur, dagang grosir ataupun ecer, salon kecantikan, klinik kesehatan, spa, apotek dan pharmachy/farmasi, penelitian kampus/universitas ataupun perusahaan meliputi bahan : Adas, akar alang-alang, akar pasak bumi, akar purwoceng, akar wangi, bengle/bangle, biji kedawung, biji mahoni, brotowali, bunga melati, cabe jawa, ceplikan/alba, ceplukan/ciplukan, daun bidara arab local, daun dewa, daun insulin, daun jati belanda, daun jati cina, daun jeruk purut, daun keji beling ngukilo, daun kelor, daun meniran, daun mimba, daun salam, daun sambungnyawa, daun sirsak, daun tempuyung, daun ungu, jahe emprit, jahe merah, jinten hitam local, kapulaga, kayu bidara laut, kayu legi/akar manis, kayu manis, kayu rapet, kayu secang, kayu sintok madu, kayu wolo, kencur, ketumbar, klabet/kelabet, klembak, kulit delima, kulit manggis, kumis kucing/remujung, kunir putih/kunyit putih, kunir/kunyit, lada hitam, lada putih/merica, lempuyang/puyang, lengkuas/laos, mahkota dewa, manjakani, mengkudu/pace, merica bolong/buah kayu putih, pegagan, pekak/bunga lawang/starseed, pulosari/pulowaras, rasukangin, rosella merah, rosella ungu, sambiloto, sarang semut, sereh, sirih hijau, tapak liman, temu giring, temu ireng/temu hitam, temu kunci/fingerroot, temu mangga, temu putih, temulawak, tribulus, dan widoro upas/bidara upas, dan lain-lain. Kami siap kirim ke seluruh wilayah Indonesia (jawa : Jakarta, bogor, depok, tangerang, bekasi bandung, solo dan lain-lain, sumatera, kalimantan, Sulawesi, Maluku, irian jaya, bali, nusa tenggara barat dan nusa tenggara timur dan wilayah Indonesia lainnya) dan luar negeri. Bisa suplai kontiyu. Bisa menghubungi HERBADREAM yang berlokasi di SOLO dengan nomer 085702118190. Juga menyediakan bibit daun dewa, bibit sambungnyawa, bibit binahong, bibit yacon/yakon/insulin (tithonia diversifola)

    ReplyDelete
  3. Daun insulin (daun yakon) juga bantu untuk turunkan kadar gula darah.

    Klik http://berkhasiat.web.id/jualan/diabetes-herbal-kapsul-yakon-plus/ untuk jelasnya...

    Atau langsung 0813-80-262524 (Ryan) SMS/WhatsApp/Telegram/Line



    ReplyDelete