Thursday, August 22, 2013

Lemak Lawan Kegemukan

Lemak Lawan Kegemukan
Konsumsi makanan rendah atau bebas lemak bisa menggemukkan. Sedang makan lemak justru bisa membakar lemak sehingga mengurangi kegemukan. Bagaimana bisa? 

Lemak sering dijadikan kambing hitam yang menyebabkan kegemukan. Karena itu, makanan rendah lemak atau bebas lemak banyak dipilih. Tapi, makanan tersebut justru bisa menyebabkan kegemukan, loh.

Ditambahi Gula Dan Garam
Makanan rendah lemak dan bebas lemak berasa hambar. Karena itu, kebanyakan produk makanan tersebut ditambahi gula dan garam. Tujuannya untuk meningkatkan cita rasa makanan.

Tapi gula lebih cepat dicerna tubuh, sehingga perut mudah lapar. Hal itu membuat seseorang makan lebih sering sehingga kalori yang masuk berlebih. Akibatnya terjadi kegemukan.

Selain itu, makanan bergula meningkatkan cadangan glukosa dalam tubuh. Bila aktifitas fisiknya rendah, cadangan glukosa diubah menjadi trigliserida, dan ditumpuk dalam bentuk lemak. lni juga yang menyebabkan kegemukan.

Sedang garam bersifat mengikat cairan, sehingga cairan tertimbun dalam tubuh. Hal itu membuat tubuh tampak gemuk.

Hanya Lemak Tak Jenuh.
Lantas lemak mana yang bisa mencegah kegemukan? Jawabannya adalah lemak tak jenuh. Bisa lemak tak jenuh tunggal (monounsaturated fatty acid/MUFA), maupun lemak tak jenuh ganda (polyunsaturated fatty acid/PUFA).

MUFA dapat ditemukan dalam minyak zaitun, minyak kanola, minyak kacang, biji-bijian, kacang-kacangan, dan alpukat. Sedang PUFA terdapat dalam minyak sayur, ikan tuna, sarden, cod, kerang, flaxseed, minyak kedelai, dan sayuran berdaun.

Mengonsumsi makanan yang mengandung lemak tak jenuh tersebut, membuat perut kenyang lebih lama. Juga meningkatkan kadar hormon serotonin di otak, yang bisa meningkatkan mood dan menimbulkan rasa kenyang. Semua itu tentu bisa mencegah kegemukan.

Bila konsumsi makanan tersebut diimbangi dengan olahraga, massa otot bisa bertambah. Hal itu dapat meningkatkan metabolisme dan membakar kalori, sehingga tidak menyebabkan kegemukan.

Selain itu, penyerapan vitamin membutuhkan asupan lemak tak jenuh. Vitamin merupakan kunci untuk mempertahankan energi, konsentrasi, dan kesehatan otot, yang semuanya berperan untuk mendapatkan berat badan ideal. 

Hindari yang Ini !
Agar pembakaran lemak maksimal, batasi konsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans. Lemak jenuh terdapat dalam daging, susu, keju, krim, mentega, dan minyak yang mengandung lemak tak jenuh yang dipanaskan melebihi titik asapnya.

Sedang lemak trans terdapat dalam margarin, makanan gorengan, makanan olahan, biskuit, crackers, fastfood, junk food, dan minyak nabati yang ditambahi hidrogen (hidrogenisasi). 


Sumber : Majalah Selera

0 komentar:

Post a Comment