Saturday, December 29, 2012

Susu Segar Kaya Nutrisi Penting


Kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya mengonsumsi susu setiap hari masih sangat kurang. Padahal sejak lahir hingga lanjut usia, tubuh kita senantiasa memerlukan susu sebagai asupan sehat yang kaya protein, kalsium, dan sejumlah nutrisi lainnya.

Kebutuhan masyarakat akan hidup yang lebih sehat dengan asupan nutrisi seimbang turut meningkatkan kesadaran untuk mengonsumsi susu. Fakta menunjukkan, konsumsi susu di Indonesia mengalami peningkatan yang berkesinambungan dalam lima tahun terakhir.


Pada tahun 2011, konsumsi rata-rata per kapita mencapai 12,85 liter susu pertahun dan jumlah ini meningkat sekitar 0,9 liter dibandingkan konsumsi pada tahun 2010. Meskipun demikian, jumlah konsumsi susu ini masih sangat rendah pada data di tahun yang sama dibandingkan dengan negara-negara tetangga, seperti Malaysia (50,9 liter), Singapura (44,5 liter), Thailand (33,7 liter), Vietnam (14,3 liter), dan Filipina  (13,7 liter).

Dibalik Manfaat Susu Segar
Susu begitu penting karena seringkali makanan yang Anda konsumsi masih kurang memenuhi standar kebutuhan nutrisi akan lima gizi utama (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral). Susu kaya kalsium di samping mineral lain, seperti magnesium, selenium, dan zink. Kandungan susu juga lebih lengkap dengan beragam vitamin (A, D, K, B1, dan B12).

Pakar nutrisi Emilia E Achmadi MS, RD, yang ditemui KARTINI pada kegiatan World School Milk Day 2012 bersama PT Greenfields Indonesia beberapa waktu lalu di Jakarta menyebutkan bahwa kebutuhan susu setiap orang per harinya sekitar 4 gelas dengan takaran 240-250 ml. Menurutnya, susu menjadi sangat penting karena susu memiliki kalsium yang paling mudah untuk dicerna dan diserap.

Bukan itu saja, susu juga memiliki kandungan protein, dan beberapa vitamin, seperti vitamin A untuk penglihatan, vitamin B untuk proses berpikir dan fungsional saraf lain, serta vitamin D untuk pertumbuhan tulang. Bahkan vitamin A dan D dalam susu bersama-sama dengan zink dan selenium dapat membantu memperkuat daya tahan tubuh.

”Nah, informasi inilah yang belum sampai seluruhnya ke masyarakat kita, padahal manfaat susu sama baiknya dengan buah dan sayur. Untuk mencari susu yang tepat, Anda sebaiknya memilah jenis susunya. Kalau kita bisa dapatkan yang sealami mungkin, itu lebih baik,” ungkap Emilia.

Manfaat susu segar ternyata tidak sebatas untuk asupan kalsium, protein, dan unsur gizi lain, Namun juga meredakan nyeri haid. Bahkan beberapa penelitian menyebutkan konsumsi susu segar bisa merileksasi pikiran dan tubuh.

Susu segar menyehatkan pada dasarnya dibutuhkan semua jenjang usia, termasuk bagi kalangan aktif dengan mobilitas tinggi sebagai asupan nutrisi untuk melengkapi pola makan seimbang. Begitu besar manfaat susu segar ini hingga dapat mendukung aktivitas dan gaya hidup kalangan urban yang gemar melakukan perjalanan, gaya hidup bugar, serta gaya hidup yang memerhatikan kesehatan fisik.

Proses Produksi Berperan Vital.
Susu sehat terbaik adalah yang mendekati bentuk asli dengan kandungan nutrisi alami tanpa fortifikasi, sehingga komponen nutrisi di dalamnya lebih mudah diserap tubuh. Oleh karena itu, idealnya lokasi peternakan terintegrasi dengan pabrik pengolahan susu, sehingga susu diolah dalam keadaan paling segar. Susu sehat merupakan susu yang dihasilkan berasal dari proses produksi yang berstandar tinggi dari sumber alami yang dirawat dengan lingkungan kondusif termasuk lokasi peternakan sapi dengan memperhatikan sejumlah faktor, baik internal maupun eksternal.

”Banyak yang belum menyadari bahwa susu berkualitas dihasilkan dari sapi yang diternakkan dengan baik. Jika sapi mendapat perlakuan baik, tidak stres, diperhatikan pakannya, maka peternakannya juga dipastikan selalu higienis dan nyaman. Proses produksi susu yang memperhatikan unsur higienitas akan menghasilkan susu sehat berkualitas tinggi dan saya percaya, susu segar terbaik berasal dari sapi yang gembira dan sehat,” tutur Heru Prabowo, Head of unit Dairy PT Greenfields Indonesia yang ditemui di Gunung Kawi, Malang lokasi pabrik susu terintegrasi yang juga peternakan sapi terbesar di Asia Tenggara ini.

Susu segar melewati serangkaian proses produksi, pasteurisasi atau pemanasan ultra, serta pengemasan di pabrik yang sama dengan menjamin kesegarannya hingga sampai ke tangan konsumen, namun tetap memastikan seminimal mungkin risiko perusakan lingkungan dari keseluruhan proses produksinya.

Susu Segar Pilihan Terbaik
Mungkin ada di antara Anda yang mengonsumsi susu jenis bubuk, susu segar UHT atau pun pasteurisasi. Namun di antara jenis susu itu semua, manakah yang terbaik? Emilia E Achmadi menyebutkan bahwa sebenarnya susu yang paling baik adalah ASI yang biasa dikonsumsi para bayi. Sementara untuk orang dewasa, ada beberapa jenis susu yang kualitasnya mendekati ASI.

·         Susu Pasteurisasi
Susu yang paling mendekati jenis susu paling natural adalah susu segar pasteurisasi. Jenis susu ini diproses melalui pemanasan dengan suhu tinggi 63-66°C yang dapat membunuh semua bakteri patogen beserta sporanya, juga jenis mikroba busuk yang lain. Namun proses pasteurisasi ini masih menyisakan bakteri baik bagi sistem pencernaan tubuh, serta menjaga keutuhan kandungan nutrisi dan rasa alaminya, sehingga sehat dan aman untuk diminum. Susu jenis ini lebih baik disimpan dalam lemari es setelah dibuka.

·         Susu UHT
Jenis susu kedua terbaik setelah susu pasteurisasi adalah susu jenis UHT (Ultra High Temperature) yang diproses dengan pemanasan yang sangat tinggi (135-150"C) selama 4 detik dan langsung didinginkan pada suhu 4-5 C. Waktu pemanasan yang singkat dimaksudkan untuk mencegah kerusakan nilai gizi susu, sedangkan suhu ultra tinggi berguna untuk membunuh semua kuman, termasuk bakteri patogen. Susu jenis ini lebih tahan lama disimpan di luar pendingin.

·         Susu Sterilisasi
Susu yang disterilisasi adalah susu yang dihomogenisasi dan dipanaskan pada suhu 100 C selama 20-30 menit dalam botol bersegel. Jenis susu ini mempunyai masa penggunaan yang lebih panjang dibandingkan susu pasteurisasi.

Banyak wanita yang mengonsumsi susu bubuk rendah lemak, namun ternyata susu bubuk ini tidak lebih baik dari susu segar jenis pasteurisasi dan UHT. Mengapa? Susu bubuk berasal dari susu segar yang telah dikeringkan menggunakan spray dryer atau roller dryer. Proses pengeringan itulah yang akan merusak protein dalam susu sebesar 30% dan juga merusak kandungan vitamin serta mineral dalam susu tersebut.

Konsumsi jenis susu yang rendah lemak memang baik, tetapi akan lebih baik lagi jika jenis susu rendah lemak tersebut adalah susu segar. Bahkan untuk ibu hamil sekalipun, susu segar lebih kaya manfaat dibandingkan susu bubuk mengingat proses pengolahan susu segar yang masih sangat natural.

Waktu Terbaik Minum Susu
Berbagai macam rasa susu, seperti cokelat, stroberi, atau tawar pada dasarnya bermanfaat sama baiknya selama itu adalah susu segar yang tidak mengandung gula tambahan. Jika Anda gemar minum susu cokelat, maka waktu terbaik yang dianjurkan para pakar adalah setelah satu jam berolahraga.

Lalu bagaimana waktu yang tepat untuk minum susu secara umum? Tentu pagi hari merupakan waktu yang tepat diiringi asupan makanan bergizi lainnya. Apabila Anda khawatir menjadi gemuk hanya karena meminum susu di malam hari, tentu hal ini sangat tidak beralasan. Konsumsi susu di malam hari justru membantu merileksasi otot dengan kalsium yang terserap, sehingga Anda dapat tidur lebih nyenyak. Ada baiknya pula, susu diminum 3 jam menjelang tidur, agar waktu istirahat Anda tidak terganggu oleh proses pencernaan yang tengah bekerja.

0 komentar:

Post a Comment