Bintik-bintik kehitaman ataupun
putih, yang biasa disebut komedo umumnya tumbuh di sekitar hidung dan wajah.
Membuat kulit terlihat kusam serta kasar, dan pori-pori terlihat lebih besar.
Alhasil, Anda akan merasa penampilan kulit tidak sempurna. Secara ilmu
kedokteran, Komedo merupakan pori-pori yang tersumbat. Komedo dibedakan jadi
dua, yaitu Komedo terbuka (black head) dan Komedo tertutup (white head).
Pergantian sel kulit mati (keratin) yang tidak sesuai, membuat sel-sel
menyumbat kelenjar minyak. Sehingga pori-pori akan menangkap protein dan sebum
(minyak alami kulit) dan menimbulkan Komedo.
Pertumbuhan komedo dapat dicega
dengan mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin A, E dan C, serta mineral
seperti seng, selenium, dan asam lemak omega-3. Vitamin A yang terkandung di
dalam minyak ikan salmon, wortel, bayam dan brokoli, dapat membantu mengatur
siklus regenerasi kulit sehingga tidak ada protein dan minyak penyebab komedo
yang menyumbat di pori-pori. Sementara vitamin C dan E merupakan antioksidan
pada kulit, sehingga kulit menjadi halus dan pori-pori mengecil. Karena itu,
penyumbatan pori-pori bisa diminimalisir dan komedo tak bisa tumbuh. Kedua
vitamin tersebut bisa diperoleh dengan mengonsumsi jeruk, pepaya, tomat, kiwi,
kacang, minyak zaitun, brokoli,alpukat dan sayuran hijau.
Cara Mengatasi. Selain mengonsumsi makanan sehat, ada beberapa cara
yang bisa dilakukan guna mengatasi komedo, yakni:
1. Facial sesuai dengan jenis kulit. Sebaiknya rutin melakukan
facial minimal sebulan sekali agar tidak timbul komedo. Facial umumnya diawali
dengan membersihkan wajah menggunakan Cleansing milk, lalu dioleskan toner.
Selanjutnya wajah di-massage menggunakan acne gel, lalu komedo dibersihkan
dengan alat vakum atau alat khusus untuk mengangkat komedo. Tahap terakhir
adalah wajah diolesi masker sesuai jenis kulit, yang bisa mengangkat komedo dan
jerawat.
2. Dermabrasi. treatment dermabrasi dibagi menjadi dua yaitu
diamond dermabrasi dan Kristal dermabrasi. Prinsip kerja diamond dermabrasi dan
kristal dermabrasi adalah untuk mengencangkan kulit, membuat pori-pori yang
berkomedo menjadi lebih dangkal sehingga produksi minyak lebih sedikit.
Treatment diawali dengan membersihkan komido atau jerawat dengan menggunakan
krim yang berfungsi untuk mengangkat sel-sel kulit mati. Kemudian, dioleskan
krim atau serum yang diformulasikan agar pori-pori yang berkomedo lebih lunak
sehingga komedo mudah dibersihkan dan dikeluarkan. Setelah itu, wajah
di-massage ringan di bagian area T, mulai dari kening, hidung hingga dagu.
Setelah bersih, tahap berikutnya dilanjutkan dengan mengangkat sel kulit mati
menggunakan vakuum. Selanjutnya, wajah di-masker dengan diamond dermabrasi atau
Kristal dermabrasi, Setelah rutin menjalani treatment ini selama 2-3 Kali,
hasilnya akan terlihat. Meski demikian, untuk perawatan di rumah sebaiknya
rutin mengoleskan krim ataupun serum di pagi dan siang hari, agar dapat melunakkan
komedo. Selain itu, dianjurkan juga menggunakan krim sifatnya mengelupaskan sel
kulit mati. Sehingga dapat merangsang elastisitas kolagen pada kulit. Palupi
(Info Kecantikan)
0 komentar:
Post a Comment