Monday, May 5, 2014

Rangkaian Perawatan Tradisional Untuk Rambut Kering

Memiliki rambut kering sering kali menyebalkan karena rambut cenderung kusam, kusut dan terlihat tidak terawat. Berbagai perawatan di salon kecantikan modern memang dapat membantu melembabkan rambut, namun untuk  menghemat bi aya dan mempersingkat waktu sebenarnya rangkaian perawatan untuk rambut kering dapat dilakukan di rumah dengan menggunakan bahan alami. Seperti alpukat, minyak zaitun, saus mayones, madu dan minyak kelapa sangat ampuh mengatasi rambut kering. Bagaimana caranya?

Bagi wanita, rambut menjadi salah satu bagian panting yang harus dirawat. Tidak heran hampir setiap bulan sebagian besar wanita meluangkan waktu khusus ke salon kecantikan untuk melakukan perawatan seperti creambath, hairspa, atau sekadar memasker rambut dengan biaya yang tidak murah. Ada berbagai faktor penyebab rambut kering seperti pancaran langsung sinar matahari, terlalu sering menggunakan alat-alat salon seperti hair dryer, pelurus rambut, pengeriting rambut, dan melakukan pewarnaan rambut tanpa melakukan perawatan lanjutan. Atau terlalu ketat saat mengikat rambut terutama di malam hari saat tidur sehingga akar rambut tidak bisa bernafas.

Meski banyak produk rambut berbahan alami yang memang sudah terbukti secara klinis melembabkan rambut, namun tetap saja mengandung bahan kimia yang membuat rambut mengalami permasalahan lain seperti ketombe hingga kerontokan. Sebenarnya Anda dapat membuat rangkaian perawatan dari bahan-bahan alami yang mudah dicari dan ada di sekitar seperti minyak zaitun, lsaus mayonaise, alpukat, madu dan minyak kelapa.

1. Minyak Zaitun
Minyak zaitun yang biasa disebut olive oil ini memang memiliki segudang manfaat bagi kesehatan. Salah satu yang paling dikenal oleh masyarakat adalah manfaat balk untuk menjaga kesehatan rambut. Minyak zaitun dihasilkan dari buah zaitun atau Oleo europaea, tanaman zaitun banyak ditemukan di kawasan mediterania seperti Timur Tengah, Italia, Spanyol, Yunani, dan negara lain di sekitarnya.

Menurut bapak ilmu kedokteran, Hippocrates, buah zaitun memiliki nilai terapi yang tinggi bagl kesehatan dan hal tersebut juga dibenarkan oleh Salah satu ahli biokimia pangan dan gizi dari Universitas Negeri Jakarta, Dr. lr. Alsuhendra, Msci, mengenai manfaat alami buah zaitun. Di dalam buah zaitun terkandung asam lemak tidak jenuh yang sangat tinggi, khususnya asam lemak tak jenuh dengan ikatan rangkap tunggal yang di dalamnya terdapat asam oleat atau biasa disebut dengan omega-9 dan asam linoleat yang biasa disebut omega 6 sebesar 65% hingga 85%.

Menurut herbalis kecantikan Riska Febriaden, MSi, minyak zaitun memang bisa membantu melembabkan rambut kering. Caranya cukup mudah pertama-tama basahi rambut dengan air, lalu aplikasikan minyak zaitun pada seluruh rambut mulai dari akar hingga batang rambut. Diamkan selama 10 hingga 15 menit, lebih baik jika menutup rambut dengan handuk hangat. Setelah itu bilas dengan sampo dan conditioner seperti biasa. Usahakan untuk tidak mengeringkan rambut dengan hair dryer saat rambut masih terlalu basah, cukup diangin-anginkan dahulu atau gunakan hair dryer dengan kecepatan rendah atau dingin. Selain itu, hindari pancaran langsung sinar matahari agar rambut tidak mudah kering dan kusam. Jika tuntutan pekerjaan mengharuskan Anda berhadapan langsung dengan pancaran sinar matahari, sebaiknya gunakan pelindung kepala seperti topi atau payung. Lakukan perawatan ini selama dua kali dalam seminggu untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

2. Alpukat
Selain minyak zaitun, Yusuf Wijaya, MSi, menambahkan, buah alpukat juga sudah sejak lama dikenal bermanfaat untuk kesehatan   rambut. Tidak heran banyak sekali produk rambut yang mengandung buah berdaging hijau ini. Alpukat mengandung lemak nabati yang sangat tinggi serta lemak tidak jenuh yang bermanfaat untuk menurunkan LDL atau kolesterol jahat. Sehingga dapat mencegah stroke, penyakit jantung, darah tinggi dan kanker. Sementara kandungan vitamin A dan E pada buah alpukat sangat baik untuk menghaluskan dan mengenyalkan kulit, menghilangkan kerutan dan membuat kulit tampak lebih muda.

Buah yang memiliki nama latin Avocado ini juga mengandung ekstrak minyak alpukat yang sering digunakan untuk berbagai produk kecantikan untuk perawatan wajah, tubuh dan rambut. Alpukat mengandung 11 vitamin dan 14 mineral, selain itu alpukat juga kaya akan protein, riboflavin atau vitamin B2, vitamin B3, potasium dan vitamin C. Minyak alpukat bermanfaat untuk melindungi rambut, melembabkan dan menutupi lapisan kutikula yang rusak pada rambut.

Untuk membuat rambut lebih sehat dan Iembab alami dengan buah alpukat cukup mudah. Siapkan satu buah alpukat yang dagingnya bertekstur lembut, lalu lumatkan hingga halus. Kemudian oleskan secara merata pada rambut, mulai dari akar hingga ke ujung. Diamkan selama 20-30 menit agar meresap dengan baik, lalu bilas dengan sampo dan conditioner yang sesuai dengan jenis rambut. Lakukan perawatan ini rutin dua kali seminggu, agar mendapat hasil yang maksimal. 

3. Jeruk Nipis dan Madu.
Menurut herbalis kecantikan Riska Febriadne, MSi, jeruk nipis merupakan salah satu buah yang memiliki banyak sekali khasiat baik bagi kesehatan. Sejak zaman dahulu sering digunakan dalam pengobatan tradisional, seperti mengobati radang tenggorokan, masalah buang air kecil, batuk, amandel, sembelit dan lain-lain. Sementara dalam dunia kecantikan jeruk nipis sering dimanfaatkan untuk menghilangkan jerawat pada wajah dan mengatasi rambut kering, karena mengandung 51 kalori, 0,9 gram protein, 0,2 gram lemak, 11,4 gram karbohidrat, 0,5 gram mineral, 33 miligram kalsium, 23 miligram fosfor, 0,4 miligram zat besi, dan 49 miligram askobat. Jeruk nipis juga mengandung asam sitrat, asam amino (triptofan lisin), minyak atsiri (sitral, limonene, felandren, lemon kamfer, kadinen, geranilasetat, linali lasetat, aktilaldehid, nildehid) damar, glikosida, asam, sitrun, vitamin B1, dan vitamin C.

Jeruk nipis yang memiliki nama latin Citrus aurantifolia ini biasa dimanfaatkan buahnya. Kandungan Vitamin C yang sangat tinggi dalam jeruk nipis dipercaya mampu menghilangkan ketombe, rambut kering, dan rontok. Caranya, cukup potong tiga buah jeruk nipis jadi tiga bagian, lalu gosok-gosok secara merata pada bagian rambut dari akar ningga ujung. Selain itu, jeruk nipis dapat diperas dan dicampur madu, lalu diaplikasikan pada rambut. Remas sebentar lalu diamkan 15-20 menit dan tutupi dengan handuk. Setelah selesai, bilas dengan sampo dan conditioner hingga bersih. Lakukan perawatan ini seminggu sekall untuk hasil yang maksimal.

4. Kulit Mangga dan Melon
Bukan daging buah mangga dan melon bisa digunakan untuk melembabkan rambut. Menurut Riska Febriadne MSi, justru kulit buah mangga dan melon yang bisa membantu mengatasi rambut kering jadi lebih lembab alami. Karena dalam kulit buah mengandung alkaloid, Vitamin B3 dan B5 yang terbukti secara klinis baik untuk kesehatan rambut. 

Riska Febriadne menambahkan, berdasarkan pengalaman pada salah satu pasien yang pernah mengalami permasalahan rambut kering, ia menggunakan perawatan dengan kulit mangga dan melon yang di-blend hingga halus lalu dioleskan secara merata pada rambut seperti creambath, lalu dibilas hingga bersih dengan sampo dan conditioner. Kulit Mangga dan melon mampu melembabkan rambut dari akar hingga batang rambut. Perawatan ini akan terlihat dalam beberapa bulan dengan pemakaian rutin seminggu dua kali.

Kulit Kepala. Menurut dr. lwan Trihapsoro, SpKK, SpKP, dokter spesialis kulit dan kelamin dan dokter spesialis kedokteran penerbangan, kondisi kulit kepala yang kering bisa menyebabkan rambut juga terlihat kering. Karena akar rambut yang tertanam di kulit kepala tidak mendapat asupan mineral yang dapat melembabkan rambut. Kulit kepala yang kering akan menyebabkan kulit menjadi kasar, retak-retak, sehingga timbul kerutan, rasa gatal, iritasi, hingga terkelupas. Ada dua faktor penyebab kulit kepala menjadi kering, yang pertama karena faktor genetik atau keturunan, faktor dari dalam atau intrinsik maupun dari luar atau ekstrinsik.

Faktor dari dalam dipengaruhi oleh umur. Sebagaimana diketahui seiring bertambahnya usia, maka lapisan kulit kepala yang tadinya utuh perlahan-lahan mulai tidak utuh lagi. Tak hanya itu, lapisan epidermis (lapisan kulit yang menahan air) pun akan semakin tipis dan tidak kuat lagi menahan air. Kondisi ini juga diiringi dengan berkurangnya jaringan kolagen dan memperlambat metabolisme sel tubuh sehingga kulit kepala pun akan terlihat semakin kering.

Selain umur, faktor genetik (bawaan) juga jadi penyebab kulit kepala jadi kering. Misalnya menderita penyakit bawaan yang menyebabkan tubuh tidak bisa memproduksi lemak di bawah kulit. Karena lemak kulit ini tidak berfungsi dengan baik, maka asam amino yang bersifat sebagai antioksidan dan berfungsi menghilangkan penumpukan sel kulit mati dan merangsang pembentukan sel-sel baru yang lebih halus dan sehat akan terganggu. Alhasil kulit kepala, rambut dan wajah akan terlihat kering.

Kulit kepala yang kering juga bisa disebabkan karena faktor kelenjar minyak dan keringat yang sedikit. Kedua masalah ini akan menyebabkan seseorang lebih gampang mengalami kulit kepala kering dan bersisik. Ada tidaknya peradangan atau penyakit kulit juga memengaruhi   kelembaban kulit seseorang. Misalnya, penderita penyakit kulit kering xerosis yang cenderung kehilangan cairan kulit, sehingga tubuh dan kulit mengalami kekurangan cairan (dehidrasi). Karena itu tidak heran penderita penyakit ini bermasalah dengan kulit kasar, kering dan pecah-pecah. Kulit kepala kering juga disebabkan oleh faktor dari luar tubuh (ekstrinsik) seperti suhu, pengaruh negatif AC, kelembaban udara dan paparan sinar matahari.


Kurang banyak minum akan menyebabkan kadar air dalam sel tubuh rendah, kebiasaan kurang minum pun akan menyebabkan regenerasi sel menjadi kering dan tidak berfungsi dengan baik. Karena itu tidak heran mereka yang kurang minum akan memiliki kulit dan rambut yang lebih kering dibandingkan dengan mereka yang cukup minum. Indri, Palupi, Iffa (Info kecantikan)

1 komentar: